Breaking News

Polisi Amankan 10 Terduga Geng Motor di Mataram, Tiga Remaja Disebut Jadi Korban Penusukan Satu MD.

 

Foto// terduga pelaku 

MATARAM, PENANTB.COM – Tim gabungan kepolisian mengamankan 10 orang yang diduga terlibat dalam aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat di Kota Mataram. Pengamanan tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan aksi kekerasan di kawasan Udayana hingga wilayah Punia Mataram. 

Informasi yang diterima media penantb.com, peristiwa tersebut bermula dari dugaan penusukan terhadap tiga remaja. Dari informasi awal yang diterima, satu korban dilaporkan meninggal dunia Selasa (27/10/2026). Setelah sempat dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit. 

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, S.T.K., S.I.K., M.Si., mengatakan pengamanan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari URC Satreskrim Polresta Mataram, URC Jatanras Polda NTB, Unit Reskrim Polsek Ampenan, serta Unit Reskrim Polsek Selaparang.

“Untuk sementara, kami telah mengamankan 10 orang yang melakukan kegiatan mengganggu aktivitas masyarakat. Saat ini, mereka masih kami interogasi untuk pendalaman lebih lanjut,” ujarnya.

Dharma menjelaskan, usia orang-orang yang diamankan tersebut bervariasi, mulai dari 14 tahun, 15 tahun, 17 tahun, hingga 21 tahun. 

"Mayoritas di antaranya masih berusia anak-anak dan remaja," kata Kasat.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif dengan melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mataram bersama tim Jatanras. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mendalami peran masing-masing orang yang diamankan serta mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Kami masih melakukan pendalaman dan penyisiran di lapangan. Dimungkinkan ada pelaku-pelaku lainnya,” katanya.

Dalam pengungkapan sementara ini, polisi juga mengamankan dua senjata tajam. Petugas masih melakukan pemeriksaan dan penggeledahan di sejumlah titik yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok tersebut, termasuk lokasi yang dicurigai sebagai tempat penyimpanan barang-barang mereka.

Terkait sejumlah kejadian di Kota Mataram, Dharma menyebut kawasan Udayana dan depan Boksies di wilayah Punia menjadi bagian dari lokasi yang didalami petugas.

Sementara itu, mengenai kejadian di depan Epicentrum Mall Mataram, ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan insiden sejumlah rekan dari kelompok anak-anak tersebut yang terjatuh dari sepeda motor, bukan kejadian seperti yang terjadi di kawasan Punia.

Hingga kini, tim gabungan masih melakukan penyisiran dan mengumpulkan keterangan untuk mengungkap rangkaian peristiwa tersebut secara menyeluruh.

Polisi juga belum merinci status hukum masing-masing orang yang diamankan maupun memastikan keterkaitan mereka dengan dugaan penusukan yang disebut menyebabkan satu korban meninggal dunia. 

0 Komentar




























Type and hit Enter to search

Close