Breaking News

Pemenang Disiapkan Jadi Pusat Gawe Beleq dan Sasak Fest, Dispar KLU Bidik Wisatawan

Foto// Gendang Belek


LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), direncanakan menjadi pusat penyelenggaraan festival budaya tahunan yang menggabungkan dua perhelatan besar, yakni Gawe Beleq dan Sasak Fest. Kegiatan ini disiapkan sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Utara untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal sekaligus menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.

Dinas Pariwisata (Dispar) KLU merencanakan kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Menggala, Kecamatan Pemenang. Namun, kepastian lokasi masih akan dibahas lebih lanjut bersama para pemangku kepentingan dan event organizer.

Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Pariwisata Dispar KLU, Raden Sapardi, mengatakan festival tersebut akan menghadirkan berbagai atraksi seni dan budaya khas Lombok Utara sesuai dengan tajuk Gawe Beleq dan Sasak Fest.

“Festival ini akan menampilkan berbagai atraksi budaya khas yang ada di Lombok Utara, sesuai dengan tajuk acaranya yakni Gawe Beleq dan Sasak Festival,” ujar Raden Sapardi, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, festival ini direncanakan berlangsung selama dua hari pada November atau Desember 2026. Saat ini, pihaknya masih melakukan finalisasi untuk menentukan tanggal pelaksanaan secara pasti.

Pemenang dipilih sebagai lokasi yang direncanakan untuk menggelar kegiatan tersebut karena diharapkan dapat menjadi ruang promosi budaya sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Lombok Utara. Melalui festival ini, wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pemenang dan Tiga Gili diharapkan tidak hanya menikmati wisata alam, tetapi juga mengenal tradisi dan kebudayaan masyarakat setempat.

Dispar KLU juga membidik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik, khususnya mereka yang sedang berkunjung ke Kota Mataram dan sekitarnya.

Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, festival akan melibatkan pelaku ekonomi kreatif, sanggar seni, serta seniman budaya lokal. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Sapardi menambahkan, festival budaya ini juga diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal atau long of stay wisatawan di Lombok Utara. Karena itu, Dispar berencana menjalin kerja sama dengan pihak hotel untuk mengarahkan para tamu agar turut menyaksikan perhelatan budaya tersebut.

“Nanti kami juga akan bekerja sama dengan pihak hotel agar tamunya dibawa kemari. Kami yakin event ini akan berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.

Dengan menggabungkan Gawe Beleq dan Sasak Fest dalam satu rangkaian kegiatan, Dispar KLU berharap festival tersebut menjadi momentum untuk memperkuat promosi budaya daerah, meningkatkan daya tarik destinasi di Kecamatan Pemenang, serta mendorong wisatawan memperpanjang kunjungan mereka di Lombok Utara.

0 Komentar




























Type and hit Enter to search

Close