Breaking News

Memarek Sokong, Tradisi Budaya yang Didorong Jadi Event Tahunan Lombok Utara

 

Tradisi Memarek Sokong yang rutin dilaksanakan masyarakat di sejumlah dusun di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), didorong untuk masuk dalam kalender event tahunan

Jurnalis: Teno Haichal

Editor.  : As

LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Tradisi Memarek Sokong yang rutin dilaksanakan masyarakat di sejumlah dusun di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), didorong untuk masuk dalam kalender event tahunan daerah.

Anggota DPRD KLU Fraksi Gerindra, Artadi, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut memiliki nilai budaya dan sejarah yang kuat karena dilaksanakan secara rutin oleh masyarakat dari Dusun Tuti, Pengembuk, Tanak Sanggar, Lendang Galuh hingga Gelumpang Geluk.

Menurutnya, rangkaian Memarek Sokong juga mampu melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satu rangkaian kegiatan yakni Misok Beras (cuci beras) yang diikuti sekitar 500 taruna dan taruni.

"Termasuk juga sekitar 500 dulang iring- iringan dari rumah mangku ke bale belek pengembuk," ujar Artadi.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan taruna dan taruni berjalan kaki menuju kali pemandian atau mata air Pengembuk. Perjalanan itu diiringi Gambelan Belek Pusaka Tulen dari Dusun Tuti.

“Acara ini rutin dilaksanakan masyarakat. Kita berharap ke depan bisa diajukan dan masuk sebagai event tahunan Kabupaten Lombok Utara,” kata Artadi.

Rangkaian Memarek sendiri dilaksanakan selama sekitar tiga hari. Kegiatan diawali dengan Memarek di Makam Desa Sokong, kemudian dilanjutkan menuju Makam Petiren dan Makam Tereng Mangke.

Rangkaian kegiatan selanjutnya yakni prosesi Mandik Pusaka yang dilaksanakan di Bale Belek Pengembuk.

Prosesi tersebut turut disaksikan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh adat dari berbagai wilayah. Hadir pula tokoh dari Bayan, Gumantar, perwakilan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Provinsi NTB, Kabid Kebudayaan KLU serta sejumlah tokoh lainnya.

Artadi menilai keterlibatan masyarakat dan generasi muda dalam rangkaian tradisi tersebut menjadi salah satu kekuatan yang dapat dikembangkan sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.

“Ini bukan hanya kegiatan masyarakat, tetapi ada nilai budaya dan tradisi yang harus terus dijaga. Karena itu, kita mendorong agar Memarek Sokong bisa menjadi salah satu event budaya tahunan di KLU,” tutupnya.



0 Komentar




























Type and hit Enter to search

Close