Breaking News

Dinsos P3A KLU Jadikan Hari Anak Nasional Ruang Kembangkan Bakat dan Kreativitas Anak

Foto//Kepala Dinsos P3A Lombok Utara, Fathurrahman, S.T.



LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lombok Utara menjadikan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 sebagai momentum untuk memberikan ruang bagi anak-anak dalam mengembangkan bakat, minat dan kreativitas.

Peringatan HAN tersebut dipusatkan di Alun-alun Datu Tuan Tanjung, Sabtu (3/10/2026), dan diikuti ratusan anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Utara.

Mengusung tema “Anak Lombok Utara Berani Bermimpi, Berkarya, dan Menginspirasi”, kegiatan tersebut dikemas dengan berbagai pertunjukan seni yang melibatkan anak-anak sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan potensi generasi muda.

Kepala Dinsos P3A Lombok Utara, Fathurrahman, S.T., mengatakan peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. 

Lebih dari itu, HAN menjadi wadah untuk mendorong anak agar berani tampil dan berpartisipasi dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Salah satu tujuan daripada peringatan Hari Anak Nasional ini dalam rangka memberikan ruang kepada anak-anak untuk berpartisipasi aktif dan mengembangkan bakat, minat dan talenta yang mereka miliki,” kata Fathurrahman.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan anak mendapatkan ruang yang aman, nyaman dan ramah untuk tumbuh serta mengembangkan kemampuan mereka.

Karena itu, Dinsos P3A Lombok Utara menghadirkan sejumlah kegiatan seni dalam rangkaian peringatan HAN tahun ini. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas di hadapan masyarakat.

Rangkaian peringatan HAN berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu hingga Minggu, 3-4 Oktober 2026.

Pada Sabtu malam, sejumlah pertunjukan turut memeriahkan kegiatan, mulai dari penampilan kasidah Cahaya Utara, drama monolog, storytelling konselor, drama Falu hingga pertunjukan wayang atau Cupak Gerantang.

"Pemberian ruang partisipasi kepada anak menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang mereka," tegasnya

 "Anak tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga perlu dilibatkan sebagai bagian dari proses pembangunan daerah," kembali ia menegaskan.

Selain pengembangan bakat dan kreativitas, momentum HAN juga menjadi pengingat pentingnya pemenuhan hak anak serta perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan.

Melalui peringatan tersebut, Dinsos P3A KLU terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman dan ramah anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Lombok Utara sebagai Kabupaten Layak Anak.

Dengan dukungan pemerintah, keluarga dan masyarakat, anak-anak Lombok Utara diharapkan memiliki ruang yang cukup untuk bermimpi, berkarya, berprestasi dan menjadi generasi yang mampu menginspirasi.


0 Komentar




























Type and hit Enter to search

Close