LOMBOK UTARA, PENANTB.COM — Turnamen sepak bola usia dini Parus Paras Paros VII Desa Tanjung Tahun 2026 resmi digelar di Lapangan Alun-alun kota Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Minggu (13/9/2026).
Turnamen yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Desa Tanjung ke-131 tersebut diikuti sebanyak 18 tim, terdiri dari 11 tim kategori U-10 dan 7 tim kategori U-12.
Kepala Desa Tanjung, Budiawan, SH, yang sekaligus menjadi Ketua Panitia Turnamen Parus Paras Paros VII, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Budiawan menyampaikan terima kasih kepada Ketua BPD Desa Tanjung beserta jajaran, Bhabinkamtibmas, Babinsa, personel Koramil dan Polsek Tanjung, Komisi Wasit Askab PSSI Kabupaten Lombok Utara, perangkat desa, panitia, official, kepala wilayah, masyarakat Desa Tanjung, serta seluruh peserta turnamen.
Menurutnya, pelaksanaan turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi sepak bola bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan masyarakat.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
![]() |
| Iklan |
“Sepak bola itu harus menyatukan kita bersama. Bukan perkelahian, bukan bercekcok mulut, tetapi sepak bola sebagai salah satu sarana untuk kita bersatu,” pesan Budiawan kepada seluruh peserta.
Turnamen Parus Paras Paros VII dijadwalkan berlangsung mulai 13 hingga 27 September 2026. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan turnamen tersebut untuk mengembangkan bakat sekaligus meningkatkan kemampuan bermain sepak bola.
Budiawan juga mendorong anak-anak Desa Tanjung yang memiliki minat dan bakat sepak bola untuk terus mengasah kemampuan dengan bergabung di sekolah sepak bola (SSB) yang ada di wilayah Lombok Utara.
“Yang belum masuk SSB, silakan bisa bergabung di SSB Tanjung, SSB Gondang termasuk SSB di Sokong dan SSB yang ada di Pemenang,” ujarnya.
Ia menilai keberadaan turnamen usia dini seperti Parus Paras Paros menjadi salah satu wadah penting untuk menemukan dan mengembangkan talenta-talenta muda sepak bola Desa Tanjung.
Budiawan juga berpesan kepada para orang tua, official, perangkat desa, kepala wilayah, serta masyarakat yang hadir sebagai penonton agar memberikan dukungan secara positif kepada anak-anak
Menurutnya, dukungan dari suporter seharusnya menjadi motivasi bagi pemain, bukan justru memberikan tekanan atau memicu perselisihan selama pertandingan.
“Silakan berikan tepuk tangan dan teriakan semangat dari tempat masing-masing. Tidak boleh teriakan kita justru mematahkan semangat anak-anak,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh peserta merupakan generasi penerus Desa Tanjung dan Kabupaten Lombok Utara. Karena itu, turnamen diharapkan dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, disiplin, dan sikap fair play sejak usia dini.
“Anak-anak kita ini adalah talenta-talenta generasi penerus Desa Tanjung dan Kabupaten Lombok Utara,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Budiawan secara resmi membuka Turnamen Parus Paras Paros VII Desa Tanjung Tahun 2026 dengan mengajak seluruh hadirin melafazkan basmalah bersama.
“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas. Kita semua adalah saudara, masyarakat Desa Tanjung,” pungkasnya. (Ais)


0 Komentar