Breaking News

Perkuat Mitigasi, KLU Targetkan Kecamatan Tangguh Bencana di Lima Kecamatan

 

Foto//Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KLU, Zaldi Rahadian



LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana melalui program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana).

Program tersebut didorong untuk diterapkan di seluruh kecamatan di KLU sebagai upaya meningkatkan kapasitas pemerintah di tingkat kecamatan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KLU, Zaldi Rahadian, mengatakan dari lima kecamatan yang ada, saat ini pihaknya fokus mendorong Kecamatan Tanjung untuk mencapai predikat Kencana tingkat Pratama.

Menurutnya, proses pemenuhan indikator Kencana terus dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk aplikator yang membantu dalam memenuhi sejumlah persyaratan program tersebut.

“Minggu ini saya berkoordinasi dengan Camat Tanjung, Insyaallah apa yang dihajatkan oleh Kemendagri selesai,” ujar Zaldi, Rabu (23/9/2026).

Zaldi menjelaskan, keberadaan Kencana dinilai penting karena selama ini terdapat kekosongan dalam mekanisme penanganan bencana di tingkat kecamatan. Penanganan kebencanaan selama ini lebih banyak diarahkan hingga tingkat desa.

Kondisi tersebut kemudian mendorong Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggagas program Kencana sebagai penghubung dalam rantai penanganan bencana antara pemerintah daerah dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan desa.

“Selama ini kan desa, ada kekosongan di situ sehingga munculah perwakilan Kencana dari Kemendagri sebagai penghubung,” katanya.

Ia menegaskan, Kencana diharapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masing-masing wilayah kecamatan.

Dengan adanya program tersebut, setiap kecamatan di KLU diharapkan memiliki kapasitas dan mekanisme yang lebih kuat dalam melakukan mitigasi, kesiapsiagaan hingga penanganan ketika terjadi bencana.

“Secara regulasi selama ini ada yang hilang, inilah yang Kemendagri harapkan supaya semua kecamatan ini ada program namanya Kecamatan Tangguh Bencana yang sebagai perpanjangan pemerintah daerah supaya bisa saling mengisi,” demikian Zaldi.


0 Komentar




























Type and hit Enter to search

Close