![]() |
| Foto// Fashion street (foto terbuat dari AI) |
LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Utara kembali mendorong promosi produk ekonomi kreatif daerah melalui penyelenggaraan Fashion Street 2026, yang akan digelar pada Sabtu (8/8/2026) malam di Alun-Alun Dayan Gunung, Tanjung.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara dan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, Dende Dewi Tresni Budiastuti, mengatakan Fashion Street merupakan kegiatan yang diinisiasi Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Utara bersama jajaran pengurus sebagai upaya memperkuat promosi produk wastra lokal.
Menurutnya, Dinas Pariwisata melaksanakan kegiatan tersebut sesuai arahan Dekranasda dengan fokus utama mengenalkan sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan daerah.
"Fashion Street ini diinisiasi oleh Ibu Ketua Dekranasda bersama wakil ketua. Kami di Dinas Pariwisata melaksanakan kegiatan ini sesuai arahan beliau sebagai bagian dari promosi produk lokal," ujar Dende kepada media penantb.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (07/08/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan Fashion Street tahun ini hanya berlangsung selama satu malam karena disesuaikan dengan kemampuan anggaran di tengah kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah.
"Ya, hanya satu hari karena anggarannya terbatas. Kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi efisiensi anggaran," katanya.
Meski demikian, Dende optimistis kegiatan tersebut tetap mampu menjadi media promosi yang efektif bagi para pelaku ekonomi kreatif dan pengrajin lokal.
Ia menuturkan, sasaran utama Fashion Street adalah masyarakat umum, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Selain itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) juga didorong ikut berpartisipasi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penggunaan produk lokal.
"Target utamanya masyarakat umum. OPD juga diharapkan ikut karena jangan sampai kita mengajak masyarakat mencintai produk Lombok Utara, sementara kita sendiri masih lebih banyak menggunakan produk dari luar daerah," tegasnya.
Dende menambahkan, Lombok Utara memiliki berbagai produk wastra yang layak diperkenalkan secara lebih luas, seperti tenun, batik hingga ecoprint.
Menurutnya, potensi tersebut harus terus dipromosikan agar mampu bersaing dengan produk dari daerah lain sekaligus memberikan dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
"Ini bagian dari promosi agar masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan menggunakan produk-produk lokal. Kita memiliki tenun, batik, hingga ecoprint yang perlu terus diperkenalkan karena potensinya sangat besar," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Utara, Hj. Rohani Najmul Akhyar, dalam vidionya mengajak seluruh masyarakat ikut meramaikan Fashion Street 2026.
Ia mengatakan kegiatan tersebut telah menjadi agenda tahunan yang memperkuat citra Lombok Utara sebagai daerah yang kaya akan budaya, kreativitas, serta memiliki produk unggulan hasil karya para pengrajin lokal.
"Fashion Street ini menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat citra Lombok Utara sebagai daerah yang kaya dengan budaya, kreativitas, produk unggulan, dan menjadi panggung bagi tenun dan batik karya pengrajin Lombok Utara," ujarnya
"Ini terbuka untuk umum, mulai dari kategori anak, remaja hingga dewasa. Mari tampilkan pesona terbaik Anda dengan penuh percaya diri dalam setiap motif dan warna yang dikenakan," tambahnya.
Fashion Street 2026 akan digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, mulai pukul 19.00 Wita di Alun-Alun Dayan Gunung, Tanjung.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap promosi produk wastra lokal semakin luas, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, sekaligus meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap karya para pengrajin daerah.
Jurnalis : Teno Haichal
Editor. : As

0 Komentar