![]() |
| Foto// Bupati Kabupaten Lombok Utara H. Najmul Akhyar |
KAYANGAN, PENANTB.COM – Rencana menghadirkan perguruan tinggi negeri di Kabupaten Lombok Utara mulai mendapat titik terang. Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Utara tengah menjajaki kerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk membangun kampus di Kecamatan Kayangan.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Najmul saat membuka Festival Seni Bulan Kebudayaan Kabupaten Lombok Utara dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara di Amphitheater Kayangan, Senin (28/7) malam.
Menurut Najmul, pembangunan kampus merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi.
Selain mengungkapkan rencana pembangunan kampus, Najmul juga menyampaikan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah. Hingga saat ini, progres pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai sekitar 70 persen.
"Sekolah Rakyat ini akan menghimpun anak-anak kita dari kalangan tidak mampu. Artinya, nanti tidak ada lagi alasan tidak sekolah karena tidak punya uang. Semua bisa sekolah di tempat yang layak," ujarnya.
Di bidang infrastruktur, Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemkab Lombok Utara terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTB terkait rencana pelebaran jalan di belakang kawasan Amphitheater Kayangan.
Pelebaran akses tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas kawasan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pengembangan wilayah.
Pada kesempatan itu, Najmul turut membuka secara resmi Festival Seni Bulan Kebudayaan yang menjadi bagian dari peringatan HUT ke-18 Kabupaten Lombok Utara.
Ia menjelaskan, tahun ini pemerintah daerah mengubah konsep Pekan Apresiasi Budaya (PAB) menjadi Bulan Kebudayaan.
Jika sebelumnya kegiatan budaya hanya berlangsung selama satu pekan di satu lokasi, kini pelaksanaannya diperluas menjadi satu bulan penuh dan digelar secara bergilir di lima kecamatan.
Menurutnya, perubahan konsep tersebut bertujuan memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk menampilkan seni dan budaya lokal, sekaligus memastikan kemeriahan HUT daerah dapat dirasakan oleh seluruh warga Lombok Utara.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat yang memadati lokasi festival, Najmul mengaku optimistis kegiatan serupa akan lebih sering digelar pada tahun-tahun mendatang.
"Saya dan Pak Wakil Bupati sudah berunding. Karena saya melihat masyarakat sangat semangat menonton dan hadir di setiap perlombaan, insya Allah acara-acara seperti ini akan lebih sering kita adakan di tengah-tengah masyarakat di setiap kecamatan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Lombok Utara, M. Najib, M.Pd., mengatakan transformasi Pekan Apresiasi Budaya menjadi Bulan Kebudayaan merupakan strategi pemerintah daerah agar kegiatan budaya tidak lagi terpusat di satu lokasi, melainkan tersebar di seluruh kecamatan.
Menurutnya, sejak konsep tersebut diterapkan, berbagai kegiatan budaya khas telah sukses digelar di lima kecamatan dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.
"Malam ini, alhamdulillah para pegiat seni siap menampilkan kebolehannya untuk memeriahkan HUT KLU," ujarnya.
Najib berharap Bulan Kebudayaan menjadi ruang yang lebih luas bagi pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi seni di setiap kecamatan.
"Kami berharap acara ini berjalan aman, tertib, dan memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Kayangan. Informasi ini juga kami sebarkan agar kecamatan lain dapat hadir dan saling mendukung dalam menampilkan kemampuan pemuda-pemudi di bidang seni," tutupnya. (Ten)

0 Komentar