![]() |
| Foto//Pohon Kurma di alun-alun kota Tanjung. |
TANJUNG, PENANTB.COM – Sejumlah pengunjung menyayangkan kondisi beberapa pohon kurma di kawasan Taman Alun-Alun Kota Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, yang terlihat mengering bahkan diduga sudah tidak dapat tumbuh lagi.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa pohon kurma tampak kering, sementara pohon yang berada di sekitarnya justru masih tumbuh subur. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari para pengunjung mengenai penyebab tanaman itu mati.
Salah seorang pengunjung berinisial M mengaku heran melihat perbedaan kondisi pohon yang berdampingan.
"Iya, padahal di sebelahnya masih segar dan bisa hidup. Kenapa yang ini bisa kering," ujarnya, Kamis (23/06/2027) kepada media penantb.com di halaman alun-alun kota Tanjung
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, khususnya organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi pengelolaan taman dan ruang terbuka hijau, segera melakukan pengecekan serta perawatan agar kondisi tersebut tidak semakin parah.
"Kami berharap Pemda bisa melihat kondisi ini," harapnya.
"Minimal dilakukan pemeliharaan supaya pohon-pohon ini tidak kering seperti ini. Sayang, karena Alun-Alun Kota Tanjung merupakan ikon Lombok Utara," katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan AS, warga Desa Gondang saat mengunjungi alun-alun
Ia mempertanyakan apakah pohon-pohon yang mengering tersebut rutin mendapatkan penyiraman dan perawatan.
"Apakah ini tidak pernah disiram atau bagaimana?" tanyanya.
Selain menyoroti kondisi tanaman, AS juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan kawasan Alun-Alun Kota Tanjung.
Menurutnya, masih ditemukan sampah yang dibuang sembarangan meski tempat sampah telah tersedia di sejumlah titik.
"Semua harus dimulai dari kesadaran diri sendiri. Buanglah sampah pada tempatnya karena tempat sampah sudah disiapkan," ujarnya
"Sayang kalau alun-alun yang sebagus ini dikotori dengan sampah yang dibuang sembarangan," tegasnya.
Masyarakat berharap pemerintah dapat meningkatkan pemeliharaan taman, termasuk melakukan penggantian tanaman yang mati serta memastikan penyiraman dilakukan secara rutin.
Di sisi lain, pengunjung juga diimbau untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian fasilitas umum agar Alun-Alun Kota Tanjung tetap menjadi ruang publik yang nyaman dan indah bagi masyarakat. (Red).

0 Komentar