![]() |
| Foto//Salah satu kupon voucher festival sate Tanjung |
LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Pergelaran Pameran Sate Tanjung yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara menuai sorotan dari sejumlah peserta.
Kegiatan yang berlangsung meriah di buka langsung oleh Bupati Kabupaten Lombok Utara H. Najmul Akhyar dan dipadati masyarakat tersebut sedianya menjadi ajang promosi kuliner khas daerah sekaligus wadah pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya para pedagang Sate Tanjung yang merupakan salah satu ikon kuliner Kabupaten Lombok Utara.
Namun, di balik antusiasme masyarakat, muncul sejumlah protes dari peserta yang merasa proses pelaksanaan kegiatan belum berjalan sesuai harapan.
Keluhan paling banyak disampaikan terkait hasil penilaian lomba yang dinilai tidak mencerminkan tujuan awal penyelenggaraan kegiatan.
Beberapa peserta mengaku kecewa karena pemenang lomba justru didominasi oleh pelaku usaha katering.
Menurut mereka, sejak awal informasi yang diterima menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diperuntukkan bagi pelaku UMKM pedagang sate, sehingga mereka berharap penilaian dilakukan berdasarkan kategori yang sama.
"Kami datang untuk ikut memeriahkan kegiatan ini sekaligus memperkenalkan usaha kecil yang kami jalankan. Tapi setelah pengumuman pemenang, banyak peserta merasa kecewa karena yang mendapat juara justru pelaku katering."ungkap salah seorang peserta yang enggan disebutkan namanya.
"Kalau memang katering boleh ikut, seharusnya sejak awal dijelaskan kategorinya agar tidak menimbulkan salah paham," tambahnya.
Kekecewaan serupa juga ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu akun berinisial DAG (Nama samaran Red) mempertanyakan hasil lomba tersebut melalui unggahannya.
"Katanya lomba khusus UMKM pedagang sate, tapi kok juara katering. Kan aneh banget," tulis akun tersebut.
Unggahan itu mendapat berbagai tanggapan dari warganet. Sebagian mempertanyakan mekanisme penilaian yang diterapkan panitia, sementara yang lain berharap penyelenggara memberikan penjelasan secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
Selain persoalan penilaian lomba, peserta juga menyoroti mekanisme pembagian kupon kepada pengunjung.
Berdasarkan informasi yang tercantum pada kupon yang dibagikan panitia, setiap kupon disebutkan dapat ditukarkan dengan bonus tiga tusuk sate.
Informasi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang datang mengunjungi pameran.
Namun, menurut sejumlah peserta maupun pengunjung, pelaksanaan di lapangan tidak sepenuhnya sesuai dengan informasi yang tertera pada kupon.
Beberapa pengunjung mengaku tidak memperoleh bonus sebagaimana dijanjikan, sementara sebagian pedagang mengaku kebingungan mengenai mekanisme penukaran kupon karena informasi yang diterima dinilai kurang jelas.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari peserta. Mereka berharap panitia dapat memberikan penjelasan mengenai sistem pembagian kupon agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara pedagang dan pengunjung.
Sejumlah peserta juga menilai evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan perlu dilakukan mengingat Pameran Sate Tanjung merupakan agenda yang membawa nama daerah serta menjadi bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Lombok Utara.
Menurut mereka, transparansi dalam penilaian lomba maupun pelaksanaan program kupon akan meningkatkan kepercayaan peserta serta mendorong semakin banyak pelaku UMKM untuk berpartisipasi pada penyelenggaraan berikutnya.
Para peserta berharap pemerintah daerah tetap memberikan ruang seluas-luasnya bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang, sekaligus memastikan setiap kegiatan yang melibatkan masyarakat dilaksanakan secara terbuka, adil, dan profesional.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari panitia penyelenggara maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terkait mekanisme penilaian lomba, dasar penetapan pemenang, serta polemik pembagian bonus melalui kupon kepada pengunjung.
Media PENANTB.COM masih berupaya menghubungi pihak penyelenggara dan instansi terkait untuk memperoleh klarifikasi. Apabila telah diperoleh tanggapan resmi, berita ini akan diperbarui sebagai bagian dari penerapan prinsip pemberitaan yang berimbang dan memberikan ruang hak jawab kepada seluruh pihak yang berkepentingan (Red).

0 Komentar