Breaking News

Dispar KLU Ajak Pelaku Wisata Galakkan Penghijauan, Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

 

Foto// Kepala Dinas Pariwisata KLU, Denda Dewi Tresni Budiastuti, (ilustrasi Al)


LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata untuk berperan aktif dalam gerakan penghijauan sebagai upaya mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata KLU, Denda Dewi Tresni Budiastuti, menegaskan bahwa kelestarian lingkungan merupakan fondasi utama bagi kemajuan sektor pariwisata Lombok Utara. Karena itu, keterlibatan hotel, restoran, pengelola destinasi wisata, hingga pelaku usaha lainnya dinilai sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

"Pariwisata tidak bisa dilepaskan dari kelestarian alam. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha pariwisata untuk bersama-sama menjaga lingkungan melalui aksi nyata, salah satunya dengan gerakan penghijauan atau penanaman pohon secara berkelanjutan," ujar Denda.

Menurutnya, program penghijauan tidak hanya difokuskan di kawasan objek wisata, tetapi juga menyasar area penyangga seperti sepanjang jalur menuju destinasi wisata, lahan-lahan kosong, hingga kawasan pesisir.

Langkah tersebut dinilai memiliki manfaat ganda, yakni mencegah erosi, meningkatkan kualitas udara, memperkuat ketahanan lingkungan, sekaligus mempercantik kawasan wisata yang menjadi daya tarik utama Lombok Utara.

"Keindahan alam merupakan aset utama pariwisata kita. Karena itu, menjaga kelestariannya adalah tanggung jawab bersama agar tetap menjadi magnet bagi wisatawan," katanya.

Untuk memastikan gerakan penghijauan berjalan secara berkelanjutan, Dispar KLU mendorong agar kegiatan penanaman pohon dapat menjadi bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, khususnya pelaku usaha yang bergerak di sektor pariwisata.

Dengan skema tersebut, kontribusi dunia usaha terhadap pelestarian lingkungan dapat dilakukan secara lebih terencana, terukur, dan berkesinambungan.

Denda menilai, investasi pada pelestarian lingkungan akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang. Selain menjaga kualitas destinasi wisata, upaya tersebut juga diyakini mampu meningkatkan daya saing pariwisata Lombok Utara di tingkat nasional maupun internasional.

"Jika lingkungan tetap terjaga, maka pariwisata Lombok Utara akan semakin kuat, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," pungkasnya. (Ten)


0 Komentar




























Type and hit Enter to search

Close