Breaking News

Bukan Karena Fasilitas, Ini Alasan SDN 6 Tanjung Minim Pendaftar

 




Foto// Kepala Sekolah SDN 6 Tanjung Kamardi


LOMBOK UTARA, PENANTB.COM — SDN 6 Tanjung masih menghadapi tantangan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027. Hingga Rabu (1/7), sekolah tersebut baru menerima tiga calon siswa dari target minimal 10 siswa baru.

Kepala SDN 6 Tanjung, Kamardi, mengatakan jumlah pendaftar mengalami sedikit peningkatan setelah sebelumnya hanya satu calon siswa saat kunjungan Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Lombok Utara.

“Ada penambahan. Kemarin pas Kepala Dikbudpora turun memang baru satu pendaftar. Sekarang sudah tiga,” ujar Kamardi.

PPDB SDN 6 Tanjung dibuka sejak 27 Juni hingga 3 Juli. Meski jumlah pendaftar masih minim, pihak sekolah tetap berupaya mencapai target yang telah ditetapkan.

Kamardi menjelaskan, kondisi tersebut bukan hal baru. Pada PPDB tahun sebelumnya, SDN 6 Tanjung juga hanya menerima tiga siswa baru. Jumlah siswa kelas II kemudian bertambah menjadi lima orang setelah ada dua siswa pindahan dari sekolah lain.

Berdasarkan pendataan pihak sekolah, jumlah anak usia masuk sekolah dasar di lingkungan Kampung Karang Langu memang terbatas. Setiap tahun, jumlah anak yang masuk usia SD diperkirakan hanya sekitar empat hingga lima orang.

“Jadi susah memang dapat siswa banyak untuk saat ini,” katanya.

Foto// SDN 6 Tanjung 

Selain keterbatasan jumlah anak usia sekolah, Kamardi juga menilai penerimaan siswa di luar wilayah zonasi oleh sekolah lain turut memengaruhi minat masyarakat menyekolahkan anaknya di SDN 6 Tanjung.

“Yang kedua juga sekolah-sekolah lain menerima siswa di luar zona,” ungkapnya.

Meski mengalami kekurangan siswa, SDN 6 Tanjung justru mendapat apresiasi berupa BOS Kinerja Prestasi dari pemerintah pusat sebesar Rp22,5 juta. Di wilayah Gugus Tanjung, hanya SDN 2 Tanjung dan SDN 6 Tanjung yang menerima bantuan tersebut.

“Artinya ada kinerja kami yang dihargai. Kalau tidak ada prestasi, tentu kami tidak akan mendapatkan BOS Kinerja Prestasi dari pusat,” jelas Kamardi.

Ia menegaskan, minimnya jumlah siswa bukan karena kondisi sekolah. Menurutnya, fasilitas SDN 6 Tanjung sudah cukup memadai, mulai dari sarana prasarana, laboratorium, hingga kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka.

Selain itu, jumlah tenaga pendidik juga dinilai sudah lengkap dengan delapan orang guru.

“Ada 8 jumlah gurunya,” ucapnya.

Saat ini jumlah peserta didik SDN 6 Tanjung tercatat sebanyak 41 orang setelah 18 siswa kelas VI lulus pada tahun ajaran 2025/2026. Sebelum kelulusan, jumlah siswa mencapai 59 orang.

Untuk meningkatkan jumlah peserta didik, pihak sekolah akan terus melakukan koordinasi dengan pengawas sekolah, komite, serta masyarakat sekitar agar anak-anak di lingkungan tersebut memilih SDN 6 Tanjung sebagai tempat belajar.

“Kami berharap masyarakat mau menyekolahkan anak-anaknya di sini. Ini sekolah milik masyarakat, sehingga perlu sama-sama kita hidupkan,” tutup Kamardi. 


Pewarta: Teno Haichal 

0 Komentar

























Type and hit Enter to search

Close