![]() |
| Foto//Pengemudi Ojol |
JAKARTA TIMUR, PENANTB.COM – Suasana haru mewarnai kegiatan penertiban parkir yang dilakukan petugas gabungan di wilayah Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Bekasi tak kuasa menahan tangis saat sepeda motor yang menjadi satu-satunya alat mencari nafkah diangkut petugas dalam razia parkir.
Penertiban tersebut melibatkan petugas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Satpel Perhubungan Kecamatan Jatinegara, unsur TNI-Polri, Satpol PP, serta Suku Dinas Sosial Jakarta Timur.
Di tengah proses pengangkutan kendaraan ke atas truk milik petugas, pria paruh baya itu berulang kali memohon agar motornya tidak dibawa.
Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengaku kesulitan ekonomi dan sangat bergantung pada kendaraan tersebut untuk menghidupi keluarganya.
“Tolong, saya butuh uang pak, saya butuh makan, tolong pak. Anak saya butuh sekolah, rumah saya di Bekasi,” teriaknya di hadapan petugas.
Kondisi semakin menyedihkan karena saat penertiban berlangsung, pengemudi ojol tersebut tengah menjalankan orderan makanan yang belum sempat diantarkannya kepada pelanggan.
Menurut pengakuannya, orderan tersebut merupakan pesanan pertama yang ia peroleh sejak mulai bekerja pada pagi hari.
“Belum penglaris sama sekali, saya keluar jam 6 baru dapat ini, tolong, tolong pak,” ujarnya sambil berharap motornya dapat diturunkan dari truk.
Peristiwa itu menjadi sorotan warga yang berada di sekitar lokasi. Sejumlah masyarakat tampak menyaksikan kejadian tersebut dengan rasa iba, mengingat kendaraan yang diangkut merupakan sumber penghasilan utama bagi sang pengemudi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status kendaraan yang diamankan maupun tindak lanjut terhadap pengemudi tersebut.

0 Komentar