Breaking News

Pemda Dorong Percepatan Infrastruktur 2026, Jalan, Kantor, hingga Air Bersih Jadi Prioritas

 

Foto//Bupati Kabupaten Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPRPKP Kabupaten Lombok Utara, Bambang Gunawan




TANJUNG, PENANTB.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan publik pada tahun anggaran 2026. 

Sejumlah program strategis dengan nilai anggaran miliaran rupiah disiapkan untuk mendukung konektivitas wilayah, pelayanan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Kabupaten Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, melalui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPRPKP Kabupaten Lombok Utara, Bambang, menegaskan bahwa arah pembangunan tahun 2026 difokuskan pada penguatan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pembangunan infrastruktur tahun 2026 diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, pelayanan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Bambang baru-baru ini.

Salah satu program prioritas yang mendapat perhatian besar adalah pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan. 

Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp12,61 miliar untuk pembangunan, peningkatan, dan rekonstruksi jalan yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Utara.

Menurut Bambang, peningkatan kualitas jalan menjadi bagian dari komitmen Bupati Najmul Akhyar dalam membuka akses antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi hasil produksi masyarakat.

Di sektor pelayanan pemerintahan, pembangunan Gedung Kantor Inspektorat dengan nilai Rp4,5 miliar menjadi salah satu proyek strategis yang disiapkan guna mendukung peningkatan kualitas pengawasan dan tata kelola pemerintahan daerah.

Selain itu, pembangunan Gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) senilai Rp4,7 miliar juga akan dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas penanganan kebencanaan di Kabupaten Lombok Utara yang termasuk wilayah rawan bencana.

Pemerintah daerah juga melanjutkan pembangunan Islamic Center sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pembinaan masyarakat.

Pada sektor layanan dasar, akses air bersih dan sanitasi menjadi perhatian serius. Melalui DPUPRPKP, Pemkab Lombok Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,81 miliar untuk pengembangan jaringan distribusi air bersih dan sambungan rumah di Desa Loloan, Kecamatan Bayan.

Di kawasan wisata, pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Gili turut mendapatkan dukungan anggaran sebesar Rp1,485 miliar guna menjaga kualitas lingkungan serta mendukung keberlanjutan sektor pariwisata.

Untuk mendukung pengembangan potensi generasi muda, pemerintah daerah juga menganggarkan Rp1,8 miliar untuk pembangunan Gedung Youth Center sebagai ruang kreativitas dan aktivitas kepemudaan.

Sementara itu, pembangunan gapura perbatasan di kawasan Klui akan menjadi bagian dari program penataan kawasan dan wajah daerah. 

Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas Kabupaten Lombok Utara sekaligus memberikan kesan representatif bagi para pengunjung yang memasuki wilayah tersebut.

Bambang menambahkan, selain proyek-proyek strategis berskala besar, berbagai kegiatan pembangunan lingkungan dan permukiman tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Program penataan lingkungan, pembangunan talud, rabat jalan, penyediaan jaringan air bersih, hingga pembangunan rumah layak huni menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelasnya.


0 Komentar



























Type and hit Enter to search

Close