![]() |
| Foto// pemain PS Daygun saat berlaga (Ss YouTube PSSI TV) |
Jurnalis: Teno Haichal
LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Perjuangan PS Daygun Lombok Utara di pentas Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 harus berakhir di babak 64 besar.
Hasil imbang 1-1 melawan Al Farlaky FC Aceh Timur pada laga terakhir Grup F belum cukup untuk mengantarkan wakil Lombok Utara tersebut melaju ke fase 32 besar.
PS Daygun menutup fase grup dengan koleksi tiga poin hasil dari tiga kali imbang.
Namun, tim kebanggaan masyarakat Lombok Utara itu kalah dalam produktivitas gol sehingga harus puas finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup F.
PSN Ngada keluar sebagai juara grup dengan raihan lima poin, sementara Persikotas Kota Tasikmalaya menempati posisi kedua dengan tiga poin.
Meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Persikotas, PS Daygun gagal unggul dalam perhitungan selisih dan produktivitas gol.
Menanggapi hasil tersebut, Ketua Askab PSSI Kabupaten Lombok Utara, Raden Nuna Abriadi, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Lombok Utara yang telah memberikan dukungan penuh kepada PS Daygun selama berlaga di kompetisi nasional.
“Melalui kesempatan ini, saya mewakili manajemen PSSI KLU, official, dan seluruh tim PS Daygun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas hasil yang telah kita saksikan bersama,” ujarnya.
Meski gagal menembus babak 32 besar, Nuna menegaskan bahwa perjuangan para pemain layak mendapatkan apresiasi.
Menurutnya, para pemain telah menunjukkan mentalitas kuat dan semangat juang yang luar biasa sepanjang turnamen.
“Saya sangat bangga melihat permainan anak-anak. Mereka telah menunjukkan mental baja sebagai pemain sepak bola yang profesional dan memiliki daya juang yang luar biasa,” katanya.
Nuna juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Bupati dan Wakil Bupati, organisasi perangkat daerah (OPD), para pengusaha, donatur, hingga para pecinta sepak bola yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil kepada tim.
“Terima kasih kepada masyarakat Lombok Utara, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, Bupati dan Wakil Bupati beserta seluruh OPD, para pengusaha, donatur, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada PS Daygun,” ungkapnya.
Menurut Nuna, tampil di Liga 4 Nasional merupakan pencapaian yang patut dibanggakan.
Keikutsertaan PS Daygun menjadi bukti bahwa sepak bola Lombok Utara mampu bersaing di level nasional dan sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia.
“Kami sudah berusaha menunjukkan bahwa sepak bola Lombok Utara mampu sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Kami bangga sebagai putra daerah yang bisa membawa sepak bola Lombok Utara tampil di kompetisi nasional,” tegasnya.
Meski langkah mereka terhenti, perjalanan PS Daygun di Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 menjadi pengalaman berharga sekaligus modal penting untuk membangun prestasi sepak bola Lombok Utara ke depan.
Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan semua pihak, harapan untuk menorehkan prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi mendatang tetap terbuka lebar.

0 Komentar