![]() |
| Foto// Bupati Kabupaten Lombok Utara H. Najmul Akhyar |
Jurnalis: Teno Haichal
TANJUNG, PENANTB.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Utara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan mengusung tema “Data Lengkap, Ekonomi Kuat, Lombok Utara Hebat”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-alun Dayan Gunung, Minggu (21/6/2026), dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah dan unsur Forkopimda.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 ini dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH.,MH, Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, ST.,MT, Ketua DPRD Agus Jasmani, Ketua TPPK Hj. Rohani Najmul Akhyar, Sekda Lombok Utara Sahabudin, S.Sos.,M.Si, serta tamu undangan lainnya.
Kepala BPS Kabupaten Lombok Utara, Isa, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi pelaksanaan sensus ekonomi kelima secara nasional setelah sebelumnya digelar pada tahun 1986, 1996, 2006, dan 2016.
Untuk memastikan pendataan berjalan maksimal, BPS Lombok Utara menurunkan sebanyak 281 petugas yang terdiri dari 33 pengawas lapangan dan 248 petugas pendata lapangan (PPL).
Para petugas tersebut telah disiapkan untuk melakukan pendataan hingga tingkat desa bahkan RT di seluruh wilayah Lombok Utara.
Isa menjelaskan, sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh petugas telah mengikuti pelatihan selama enam hari melalui sistem daring dan tatap muka, termasuk praktik pendataan.
Pelaksanaan sensus sendiri ditargetkan berlangsung sekitar 2,5 bulan hingga akhir Agustus 2026.
“Cakupan Sensus Ekonomi 2026 sangat luas, mulai dari usaha besar, menengah, kecil, mikro hingga usaha berbasis online. Tidak ada unit usaha yang akan terlewatkan,” ungkapnya.
Menurutnya, data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, baik oleh pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Utara.
Melalui hasil sensus tersebut, pemerintah akan memperoleh gambaran mengenai perkembangan usaha, persebaran sektor ekonomi, profil pelaku usaha, hingga potensi ekonomi yang dimiliki masing-masing wilayah.
Sementara itu, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar menegaskan bahwa pembangunan yang tepat sasaran harus diawali dengan data yang akurat.
Menurutnya, data bukan hanya angka, tetapi menjadi gambaran nyata kondisi masyarakat dan arah pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Lombok Utara memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data ini akan membantu melihat dinamika ekonomi daerah, potensi unggulan, tantangan pelaku usaha, serta peluang pengembangan ekonomi ke depan,” ujar Bupati.
Bupati Najmul menilai hasil sensus memiliki peran penting bagi Lombok Utara yang terus berupaya memperkuat sektor pariwisata, meningkatkan daya saing UMKM, mengembangkan pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, pelaku usaha, pemerintah desa, camat, hingga perangkat daerah untuk mendukung kelancaran pendataan dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus.
“Sampaikan data sesuai kondisi sebenarnya, karena setiap informasi yang diberikan akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Lombok Utara,” pesannya.

0 Komentar