Jurnalis: Teno Haichal
LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Bhayangkari Cabang Lombok Utara menggelar aksi donor darah di Unit Pelayanan Transfusi Darah (UPTD) RSUD Lombok Utara, Kamis (18/6).
Kegiatan ini melibatkan personel Polri dan anggota Bhayangkari sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Lombok Utara.
Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, mengatakan kegiatan donor darah merupakan program rutin yang terus dilaksanakan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, aksi kemanusiaan tersebut telah dilakukan dalam berbagai momentum penting selama beberapa tahun terakhir.
“Sejak Januari 2025, Bhayangkari bersama Polri secara rutin mengikuti kegiatan donor darah pada berbagai kesempatan, mulai dari peringatan Hari Bhayangkara, HUT Kemerdekaan RI, HUT Kesatuan Gerak Bhayangkari, hingga kegiatan lainnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa donor darah tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan keluarga besar Polri.
Menurut Heny, setiap kantong darah yang disumbangkan memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar karena dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan.
Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis.
Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), wawancara riwayat kesehatan, serta pengisian formulir sesuai standar pelayanan donor darah.
“Melalui donor darah, peserta juga bisa mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini. Karena sebelum donor dilakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu,” katanya.
Heny menambahkan, kegiatan donor darah juga menjadi sarana deteksi dini terhadap sejumlah kondisi kesehatan tertentu.
Calon pendonor yang tidak memenuhi syarat kesehatan tidak dapat melanjutkan proses donor demi menjaga keamanan darah yang akan diberikan kepada penerima.
Karena itu, pihaknya terus mendorong personel Polri dan anggota Bhayangkari untuk aktif mengikuti kegiatan donor darah secara berkala.
“Kami ingin seluruh personel Polri dan Bhayangkari tetap sehat sehingga dapat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dengan optimal. Donor darah menjadi salah satu cara sederhana untuk memantau kondisi kesehatan secara rutin,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota menjadikan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai momentum memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Setetes darah yang kita sumbangkan mungkin terlihat kecil, tetapi bagi mereka yang membutuhkan, darah itu bisa menjadi harapan hidup. Semakin banyak yang berdonor, semakin besar manfaat yang bisa diberikan kepada sesama,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bhayangkari Cabang Lombok Utara berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Aksi donor darah ini menjadi bukti bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi nyata kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
Editor: Wiswa

0 Komentar