Ombak Ganas Ampenan Telan Dua Bocah, Tim SAR Berjibaku Lakukan Pencarian
Redaksi Pena NTBMei 29, 2026
Foto// polisi saat melakukan pencarian
Jurnalis: Teno Haichal
MATARAM, PENANTB.COM – Dua anak dilaporkan hanyut di dua lokasi pantai berbeda di wilayah Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Jumat (29/05/2026) sore. Hingga malam hari, tim gabungan dari kepolisian dan SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap kedua korban.
Peristiwa pertama terjadi di kawasan Pantai Skip. Korban diketahui bernama Pietro Alesandro Seda (13), warga Ampenan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu sedang mandi bersama delapan temannya di pantai tersebut.
Namun nahas, ombak besar tiba-tiba datang dan menyeret mereka ke arah tengah laut. Delapan teman korban berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai, sementara Pietro tidak lagi terlihat.
“Setelah seluruh temannya berkumpul di pinggir pantai, mereka menyadari korban tidak ada dan diduga masih berada di laut,” ujar Kapolsek Ampenan AKP Muhammad Ryanto, S.I.P.
Di waktu yang hampir bersamaan, laporan kedua diterima Polsek Ampenan dari kawasan Pantai Karang Buyuk. Seorang anak perempuan bernama Anindita Mantika Muslim (9), warga Ampenan, dilaporkan hanyut saat bermain di tepi pantai.
Korban disebut tiba-tiba diterjang ombak besar hingga terseret ke laut sebelum sempat diselamatkan warga sekitar.
Menerima dua laporan tersebut sekitar pukul 16.00 Wita, Polsek Ampenan langsung bergerak cepat dengan membentuk dua tim untuk melakukan pengecekan lokasi sekaligus membantu proses pencarian.
Pihak kepolisian juga segera berkoordinasi dengan Tim SAR NTB guna mempercepat pencarian kedua korban.
“Kami telah menghubungi Tim SAR NTB untuk membantu proses pencarian. Hingga pukul 18.00 Wita, kedua korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan,” jelas AKP Muhammad Ryanto.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area pencarian dan memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja maksimal di lapangan.
“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mengganggu proses pencarian. Mari bersama-sama berdoa agar kedua korban segera ditemukan,” katanya.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi ombak tinggi dan cuaca kurang bersahabat.
0 Komentar