![]() |
| Foto// Plt, Kepala Dinas DPUPR Kabupaten Lombok Utara Bambang Gunawan |
Jurnalis: Teno Haichal
LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kabupaten Lombok Utara terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kualitas pelayanan publik pada tahun anggaran 2026.
Berbagai program prioritas disiapkan pemerintah daerah guna mendukung konektivitas wilayah, peningkatan kualitas permukiman, penyediaan air bersih, hingga penguatan sarana pelayanan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Lombok Utara.
Plt Kepala DPUPRPKP Kabupaten Lombok Utara, Bambang Gunawan, mengatakan sejumlah paket kegiatan strategis dengan nilai anggaran besar telah dialokasikan untuk memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur tahun 2026 diarahkan untuk memperkuat konektivitas wilayah, pelayanan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya. Jumat (29/05/2026).
Di sektor pembangunan jalan, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran mencapai Rp12,61 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan, peningkatan, dan rekonstruksi jalan di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Utara.
Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi daerah.
Sementara pada bidang cipta karya, pembangunan Gedung Kantor Inspektorat senilai Rp4,5 miliar menjadi salah satu proyek prioritas guna mendukung peningkatan pelayanan pemerintahan dan penguatan tata kelola daerah.
Selain itu, pembangunan Gedung BPBD dengan nilai Rp4,7 miliar juga disiapkan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan pelayanan penanggulangan bencana di Kabupaten Lombok Utara yang dikenal sebagai wilayah rawan bencana.
Pemerintah daerah juga melanjutkan pembangunan Islamic Center sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Di bidang layanan dasar, peningkatan akses air bersih dan sanitasi turut menjadi fokus utama melalui pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah di Desa Loloan, Kecamatan Bayan, dengan anggaran Rp3,81 miliar.
Tak hanya itu, pemeliharaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Gili juga dialokasikan sebesar Rp1,485 miliar guna menjaga kualitas lingkungan kawasan wisata dan mendukung keberlanjutan sektor pariwisata daerah.
"Untuk mendukung pengembangan kreativitas generasi muda, pemerintah daerah menganggarkan Rp1,8 miliar untuk pembangunan Gedung Youth Center sebagai sarana aktivitas kepemudaan di Kabupaten Lombok Utara." Terangnya.
Sementara pembangunan gapura perbatasan di kawasan Klui turut menjadi bagian dari program penataan kawasan dan wajah daerah guna memperkuat identitas wilayah serta memberikan kesan representatif sebagai pintu masuk Kabupaten Lombok Utara.
"Selain proyek strategis tersebut, berbagai kegiatan skala lingkungan dan permukiman juga tetap dilaksanakan secara merata di sejumlah desa dan kecamatan."jelas Bambang.
'Program penataan lingkungan, pembangunan talud, rabat jalan, penyediaan jaringan air bersih, hingga pembangunan rumah layak huni menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat." Tutupnya.
Melalui pelaksanaan program pembangunan tahun 2026 tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara berharap infrastruktur yang dibangun mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

0 Komentar