Breaking News

Bhayangkari NTB Tanam Terumbu Karang di Lombok Utara, Dorong Kelestarian Laut dan Kesejahteraan Pesisir



Bhayangkari NTB Tanam Terumbu Karang di Lombok Utara, Dorong Kelestarian Laut dan Kesejahteraan Pesisir


 Lombok Utara | Penantb.com – Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir melalui aksi penanaman terumbu karang di perairan Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Anema Villa & Resort Lombok tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Kartini ke-147 tahun 2026 dan dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-46. 

Mengusung tema “Untuk Ekosistem Terjaga, Ikan Melimpah, Rakyat Sejahtera,” aksi ini menjadi simbol komitmen perempuan dalam pelestarian lingkungan laut.

Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Uty Edy Murbowo, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah konkret dalam menjawab tantangan kerusakan ekosistem laut yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat pesisir.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga lingkungan. Terumbu karang adalah fondasi kehidupan laut. Jika terjaga, maka ikan melimpah, nelayan sejahtera, Indonesia makmur, dan anak-anak dapat tumbuh sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, gerakan ini tidak akan berhenti di satu lokasi, melainkan akan diperluas sebagai gerakan kolektif lintas wilayah di Nusa Tenggara Barat.

“Gerakan serupa akan segera dilaksanakan di lokasi lain di NTB. Ini adalah komitmen berkelanjutan Bhayangkari dalam menjaga laut sebagai sumber kehidupan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, Perkebunan, dan Kelautan Kabupaten Lombok Utara, Tresnahadi, menekankan pentingnya terumbu karang sebagai fondasi utama ekosistem laut dan penopang produktivitas sektor perikanan.

“Keberadaan terumbu karang sangat menentukan produktivitas perikanan. Jika ekosistem ini terjaga, maka dampaknya langsung dirasakan oleh nelayan dan masyarakat pesisir,” katanya.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, juga menyoroti pentingnya keberlanjutan gerakan serta perluasan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian laut.

“Kami berharap aksi ini terus berlanjut, melibatkan lebih banyak partisipan, dan menjangkau seluruh wilayah pesisir yang membutuhkan. Ini adalah warisan bagi generasi Indonesia Emas laut yang sehat dengan ikan yang melimpah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta terlibat langsung dalam penanaman terumbu karang menggunakan metode transplantasi. 

Aksi ini dilanjutkan dengan kegiatan penyelaman (diving) yang didampingi instruktur profesional guna memastikan proses konservasi berjalan dengan baik dan sesuai standar.

Kegiatan ini turut melibatkan unsur pemerintah daerah dan organisasi perempuan, di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Kelautan, serta Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lombok Utara.

Selain itu, PKK juga berperan sebagai mitra strategis pemberdayaan perempuan, termasuk komunitas binaannya PERI IMUT (Perempuan Pemerhati Konservasi Ekosistem Laut).

Aksi ini menjadi penegasan bahwa pelestarian laut bukan sekadar isu lingkungan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, serta masa depan generasi bangsa.



0 Komentar




















Type and hit Enter to search

Close