Breaking News

Artadi Tinjau BLK Lombok Utara, Lihat Potensi Besar Pelatihan Roti Kopi untuk Dorong Kemandirian Anak Muda

 


Foto // Anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara Artadi saat mengunjungi BLK Kabupaten Lombok Utara 


Lombok Utara PenaNTB.com – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Artadi, melakukan kunjungan langsung ke Balai Latihan Kerja Kabupaten Lombok Utara untuk melihat secara dekat proses pelatihan keterampilan yang diikuti para peserta. Kamis (12/03/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Artadi menyaksikan langsung praktik pelatihan pembuatan roti kopi yang sedang dilakukan oleh para peserta pelatihan. 

Ia menilai keterampilan yang diajarkan di BLK memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai peluang usaha bagi generasi muda di Lombok Utara.

“Saya melihat langsung praktik hari ini membuat roti kopi. Ini potensi yang luar biasa yang dimiliki oleh anak-anak kita di Lombok Utara,” ujar Artadi saat meninjau kegiatan pelatihan.

Menurutnya, setelah pelatihan selesai, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu mandiri dan membuka usaha sendiri. 

Namun, hal tersebut membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan peralatan usaha.

Artadi menjelaskan, tidak semua peserta pelatihan memiliki kemampuan untuk membeli peralatan sendiri setelah menyelesaikan pelatihan. 

Oleh karena itu, ia berharap ada tindak lanjut dari pemerintah agar keterampilan yang sudah dimiliki para peserta tidak berhenti hanya di pelatihan saja.

“Saya berharap setelah pelatihan selesai ada sentuhan dari pemerintah, terutama bantuan alat-alat usaha. Karena tidak mungkin anak-anak ini langsung membeli alat sendiri,” katanya.

Ia juga melihat peluang besar dari program MBG (dapur makan bergizi) yang kini mulai hadir di berbagai desa dan kecamatan di Lombok Utara. 

Menurutnya, produk yang dihasilkan oleh para lulusan pelatihan BLK bisa menjadi salah satu pemasok makanan atau jajanan untuk dapur-dapur tersebut.

“Dengan adanya dapur MBG di desa-desa dan kecamatan, ini bisa menjadi peluang bagi mereka untuk menghasilkan produk makanan seperti roti atau jajanan untuk mengisi kebutuhan dapur tersebut,” jelasnya.

Lebih jauh, Artadi berharap pelatihan keterampilan seperti yang dilakukan di BLK dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya generasi muda di Lombok Utara.

Ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut program agar para peserta benar-benar bisa memanfaatkan keterampilan yang telah diperoleh untuk mencari penghasilan di daerah sendiri.

“Harapan kita, pemerintah bisa menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan adik-adik ini. Dengan keterampilan yang mereka miliki, mudah-mudahan mereka bisa mencari penghasilan di daerah sendiri dan tidak harus keluar negeri menjadi TKI atau TKW,” pungkasnya.

0 Komentar




















Type and hit Enter to search

Close