Breaking News

Serap Aspirasi Lewat Reses, Wakil Ketua II DPRD KLU I Made Karyasa: Kita Akan Perjuangkan

 

Foto// Saat Reses berlangsung 


Lombok Utara | PenaNTB.com  – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU), I Made Karyasa, menggelar reses perdananya di tahun 2026 dengan menyambangi sejumlah titik di Daerah Pemilihan (Dapil) I Tanjung. 

Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat.

Dalam kunjungan resesnya, politisi PDI Perjuangan itu menerima beragam usulan dan keluhan warga. 

Di antaranya persoalan sampah, jalan rusak, abrasi di wilayah pesisir, penyelesaian Rumah Tahan Gempa (RTG), hingga permintaan dukungan pembangunan bale banjar sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya masyarakat.

“Kita tentu akan memperjuangkan semua aspirasi tersebut melalui fungsi penganggaran, pengawasan, dan koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar bisa segera ditindaklanjuti secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Karyasa kepada wartawan, Sabtu (14/02).

Ia menegaskan, seluruh usulan masyarakat akan segera ditindaklanjuti, terutama yang bersifat prioritas. 

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan adalah mengusulkan berbagai kebutuhan tersebut melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

“Langkah konkret saya tentu menindaklanjuti berbagai usulan yang disampaikan masyarakat saat reses dan mengusulkannya dalam SIPD, terutama persoalan-persoalan yang menjadi prioritas,” tegasnya.

Adapun sejumlah usulan yang diserap dalam reses tersebut antara lain penanganan persoalan sampah di wilayah perkotaan Tanjung melalui penguatan sistem pengelolaan dan peningkatan layanan kebersihan. 

Selain itu, warga juga meminta normalisasi drainase dan saluran air guna mengurangi risiko banjir serta menjaga lingkungan tetap aman.

Perbaikan dan peningkatan akses jalan di wilayah Sorong Jukung juga menjadi perhatian, agar mobilitas masyarakat semakin lancar. 

Tak hanya itu, penanganan tanggul laut di kawasan perumahan nelayan Sorong Jukung yang terdampak abrasi turut diusulkan sebagai upaya perlindungan wilayah pesisir.

Warga juga berharap adanya dukungan pembangunan bale banjar sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya, percepatan penyelesaian rumah RTG yang belum tuntas, peningkatan penerangan jalan umum demi keselamatan, serta perbaikan ruas jalan rusak guna menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan publik.

“Permasalahan penerangan jalan dan perbaikan ruas jalan rusak ini yang paling banyak disampaikan masyarakat dalam reses,” tandasnya.

Pada masa sidang pertama tahun 2026 ini, Karyasa telah melaksanakan reses di sejumlah lokasi, di antaranya Dusun Bengkoang, Dusun Prawira, Dusun Karang Desa, Dusun Karang Swela, Remaja Dusun Jambinom, serta bertemu pengurus PAC dan ranting partai.


0 Komentar


















Type and hit Enter to search

Close