Breaking News

Satpol PP Lombok Utara Intensifkan Patroli Ramadan, Pedagang Petasan Diimbau Batasi Daya Ledak

 




Foto// Satpol-PP Kabupaten Lombok Utara patroli malam menyisir para pedagang petasan di kota Tanjung 



Lombok Utara | PenaNTB.com  – Untuk memastikan kelancaran dan kekhusyukan ibadah selama bulan suci Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja Lombok Utara (Satpol PP) mengintensifkan patroli rutin, terutama pada malam hari. 

Patroli ini tidak hanya menyasar ketertiban umum, tetapi juga memberikan imbauan kepada pedagang, khususnya yang menjual petasan.

Kepala Satpol PP Lombok Utara, Totok Surya Syahputra, mengatakan bahwa pihaknya terus mengingatkan pedagang agar tidak menjual petasan dengan kapasitas ledakan besar. 

Menurutnya, suara keras dari petasan berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama saat waktu ibadah.

“Kami menghimbau para pedagang agar tidak menjual petasan yang volumenya besar dan memiliki daya ledakan keras guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya, Jumat (27/02/2026). 

Meski demikian, Satpol PP tidak melarang penjualan petasan secara total, melainkan membatasi kriteria demi keamanan dan ketertiban.

Totok menjelaskan, penggunaan petasan berdaya ledak tinggi kerap memicu bahaya lain, seperti kebakaran atau kecelakaan, terlebih jika disalahgunakan oleh anak di bawah umur. 

Oleh karena itu, Satpol PP mengingatkan pedagang agar tidak menjual secara masif, apalagi kepada anak-anak.

Ia menegaskan, imbauan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas, di antaranya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat, serta Surat Edaran Bupati Lombok Utara yang melarang penggunaan petasan secara berlebihan.

“Sudah jelas dasar hukumnya, termasuk Surat Edaran Pak Bupati. Karena itu kami terus mengingatkan para pedagang,” tegasnya.

Sejauh ini, Satpol PP Lombok Utara belum menemukan pelanggaran yang bersifat fatal. Namun patroli tetap dilakukan secara intensif sepanjang Ramadan. 

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain Alun-alun Dayan Gunung, kawasan Lapangan Tanjung, Pantai Impos, hingga Pelabuhan Bangsal.

Dalam patroli tersebut, petugas juga kerap menemukan remaja yang nongkrong di pinggir jalan dan kawasan pantai hingga larut malam. 

Satpol PP pun mengimbau peran aktif orang tua untuk mengingatkan anak-anak agar tidak beraktivitas di luar rumah pada malam hari.

“Kami berharap orang tua bisa lebih mengawasi dan mengingatkan anak-anaknya. Ini demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkas Totok.


0 Komentar


















Type and hit Enter to search

Close