Breaking News

Koleksi Bacaan Terus Bertambah, Dinas Perpustakaan Lombok Utara Hadapi Keterbatasan Anggaran

 

Foto// Ilustrasi 




Lombok Utara, PenaNTB.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Utara terus berupaya meningkatkan kualitas layanan literasi bagi masyarakat melalui penambahan koleksi bacaan di perpustakaan daerah. Meski demikian, penambahan koleksi tersebut masih dihadapkan pada keterbatasan anggaran yang berdampak pada jumlah buku yang dapat disediakan setiap tahunnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Utara, Rusdianto, menyampaikan bahwa koleksi bacaan di Perpustakaan dan Arsip Daerah Lombok Utara memang mengalami penambahan secara rutin setiap tahun. Namun, jumlah penambahan tersebut masih tergolong relatif terbatas.

“Untuk jumlah bacaan di Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Utara memang setiap tahun bertambah, walaupun jumlahnya tidak seberapa,” ujar Rusdianto Selasa (03/02/2026).

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya masih menerima tambahan buku, baik melalui pengadaan maupun sumber lainnya. Akan tetapi, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam upaya pengembangan koleksi secara maksimal. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya penyediaan bahan bacaan, baik dalam bentuk buku cetak maupun buku digital.

Rusdianto menjelaskan, kebutuhan masyarakat terhadap bahan bacaan yang beragam dan mutakhir terus meningkat, seiring dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan literasi. Namun, dengan alokasi anggaran yang terbatas, pengadaan buku baru harus dilakukan secara selektif dan menyesuaikan dengan skala prioritas.

“Keterbatasan anggaran tentu berpengaruh terhadap jumlah dan variasi koleksi yang bisa kami sediakan. Padahal, minat baca masyarakat perlu terus didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang menarik dan relevan,” jelasnya.

Meski menghadapi keterbatasan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Lombok Utara tetap berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan perpustakaan. Berbagai strategi dilakukan, mulai dari pemanfaatan koleksi yang ada, kerja sama dengan sekolah dan komunitas literasi, hingga pengembangan layanan perpustakaan digital sebagai alternatif akses bacaan bagi masyarakat.

Ke depan, Rusdianto berharap adanya dukungan yang lebih besar dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, agar pengembangan koleksi perpustakaan dapat dilakukan secara lebih maksimal. Dengan demikian, perpustakaan daerah diharapkan mampu berperan lebih optimal sebagai pusat literasi, edukasi, dan informasi bagi masyarakat Lombok Utara.



0 Komentar




















Type and hit Enter to search

Close