![]() |
| Foto// Ketua Askab PSSI Kabupaten Lombok Utara H. Raden Nuna Abriadi |
Penulis: Teno Haichal
Mataram NTB, PenaNTB.com – Ketua Askab PSSI Kabupaten Lombok Utara, H. Raden Nuna Abriadi, mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya atas pencapaian klub PS Daygun yang berhasil menorehkan sejarah besar dalam dunia persepakbolaan di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurutnya, keberhasilan PS Daygun mencapai posisi tertinggi di kompetisi sepak bola tingkat provinsi bukanlah hal yang mudah, melainkan hasil dari kerja keras, konsistensi pembinaan, serta dukungan berbagai pihak.
“Saya sangat gembira sebagai Ketua Askab PSSI Kabupaten Lombok Utara. Ini adalah sejarah yang sangat luar biasa. Tidak mudah bagi kami, klub Daygun, berada di tahta paling tinggi persepakbolaan di Nusa Tenggara Barat,” ujar H. Raden Nuna Abriadi Kamis (12/02/2026) di GOR 17 Desember Turida Mataram.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang.
Dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta para suporter juga menjadi faktor penting dalam membangun kualitas pemain yang kompetitif.
“Dengan konsistensi pembinaan yang kami lakukan, serta dukungan pemerintah, masyarakat, dan suporter, akhirnya pembinaan berjenjang yang selama ini dilakukan mampu menghasilkan sumber daya pemain yang sangat baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh stakeholder di Kabupaten Lombok Utara telah mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
PS Daygun dipastikan siap mewakili NTB dan tampil dengan penuh semangat.
“Kami sudah all out mempersiapkan diri sejak dini. Insyaallah, di liga nasional nanti kami siap tampil untuk mewakili Nusa Tenggara Barat,” tegasnya.
Selain itu, ia berharap kompetisi Liga 4 di NTB dapat terus berkembang dan menjadi fondasi dalam membangun industri sepak bola di daerah.
Menurutnya, kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan olahraga profesional.
“Kami berharap persepakbolaan di NTB semakin bergairah. Kompetisi Liga 4 ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga dapat membangun industri persepakbolaan di daerah melalui kompetisi reguler yang terencana dengan baik,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya perencanaan yang matang, terutama terkait infrastruktur dan jadwal pertandingan.
Menurutnya, fasilitas stadion perlu ditingkatkan dan jadwal pertandingan harus disusun lebih baik agar tidak terlalu padat, sehingga pemain memiliki waktu istirahat yang cukup.
“Kedepan, infrastruktur harus dipersiapkan lebih baik, stadion harus lebih siap, dan jadwal pertandingan harus lebih elegan serta tidak terlalu padat. Waktu istirahat pemain sangat penting karena mempengaruhi performa mereka,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap panitia pelaksana dapat lebih maksimal dalam mempersiapkan penyelenggaraan kompetisi, termasuk kesiapan stadion dan fasilitas pendukung lainnya.
Ia juga mendorong Pemerintah Provinsi NTB untuk mulai berbenah, terutama mengingat NTB akan menjadi tuan rumah ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
“Kami berharap pemerintah provinsi NTB dapat berbenah dari sekarang, apalagi NTB akan menjadi tuan rumah PON. Ini momentum penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan pembinaan olahraga, khususnya sepak bola,” pungkasnya.

0 Komentar