Breaking News

Kasus Pernikahan Anak di Lombok Utara Turun Drastis, dari 63 Kasus Kini Jadi 41

Foto//Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) KLU, Fathurrahman, 

 

Lombok Utara, PenaNTB.com  – Upaya pencegahan pernikahan anak di Kabupaten Lombok Utara (KLU) menunjukkan hasil yang signifikan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 41 kasus pernikahan anak, menurun drastis dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 63 kasus. 

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) KLU, Fathurrahman, mengatakan penurunan ini merupakan hasil kerja bersama lintas sektor yang terus diperkuat.

“Terjadi penurunan yang sangat drastis. Tahun 2024 ada 63 kasus, sementara di tahun 2025 tercatat 41 kasus. Artinya, upaya pencegahan yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil,” ujar Fathurrahman Senin (05/01/2026)

Dari total 41 kasus tersebut, Fathurrahman merinci bahwa empat kasus merupakan pernikahan di bawah tangan yang tidak tercatat secara resmi, 13 kasus memperoleh dispensasi nikah, sementara sisanya berhasil dipisahkan melalui pendekatan persuasif dan pendampingan.

“Alhamdulillah, berkat kerja sama antara Dinsos P3A, keramat adat desa, konselor, serta forum perlindungan anak, sejumlah kasus pernikahan anak dapat kita pisahkan sebelum berlanjut,” jelasnya.

Ia menambahkan, pencegahan pernikahan anak di Lombok Utara juga diperkuat melalui sosialisasi yang masif di tingkat desa dan sekolah. 

Selain itu, keterlibatan organisasi non-pemerintah (NGO) yang fokus pada isu perempuan dan anak turut memberikan kontribusi besar.

“Di Lombok Utara cukup banyak NGO yang bergerak di bidang perempuan dan anak. Mereka sangat aktif terlibat dalam upaya pencegahan pernikahan anak,” katanya.

Tak hanya itu, razia malam yang rutin dilakukan juga dinilai berpengaruh dalam menekan angka pernikahan anak, terutama yang dipicu oleh pergaulan bebas.

Ke depan, Dinsos P3A KLU menargetkan angka pernikahan anak mencapai nol persen, meskipun diakui target waktu pencapaiannya belum ditentukan.

“Target kita jelas, nol persen. Walaupun target tahunnya belum, tapi kita terus berupaya dan berkomitmen. Alhamdulillah, trennya terus menurun,” pungkas Fathurrahman.


0 Komentar


















Type and hit Enter to search

Close