Breaking News

Gerakan Jemput Bola Tingkatkan Indeks Literasi, Perpustakaan KLU Gandeng Sekolah dan Desa

 

Foto// Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Utara 



Lombok Utara, PenaNTB.com – Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Lombok Utara terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan tingkat kegemaran membaca di tengah keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah KLU, Rusdianto, mengatakan bahwa salah satu strategi yang dijalankan saat ini adalah pola pelayanan jemput bola, dengan menggandeng sekolah-sekolah dan pemerintah desa.

“Untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat dan kegemaran membaca, kami tetap menjalankan berbagai upaya. Karena keterbatasan anggaran, kami memperkuat kerja sama dengan sekolah-sekolah dan juga desa,” ujar Rusdianto, Selasa (03/02/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya mendorong setiap desa agar menyediakan lokasi atau ruang baca masyarakat, sementara di sekolah diharapkan perpustakaan tetap berjalan secara optimal. 

Hal ini penting agar anak-anak mendapatkan tambahan pengetahuan melalui budaya membaca sejak dini.

“Di sekolah-sekolah, perpustakaan harus tetap berjalan. Anak-anak bisa membaca buku yang sudah disiapkan sekolah sebagai bagian dari proses pembelajaran dan peningkatan literasi,” jelasnya.

Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah KLU juga menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah. 

Petugas perpustakaan melakukan perekaman data siswa untuk pembuatan kartu pengunjung perpustakaan.

“Sekarang ini ada pelayanan jemput bola. Petugas kami turun langsung ke sekolah-sekolah, melakukan perekaman sehingga anak-anak memiliki kartu pengunjung perpustakaan,” ungkap Rusdianto.

Dengan adanya kartu pengunjung tersebut, siswa diharapkan lebih mudah dan cepat mengakses layanan perpustakaan daerah, baik untuk membaca di tempat maupun meminjam buku untuk dibaca di rumah atau di sekolah.

“Kalau mereka sudah punya kartu pengunjung, tentu akan memudahkan dan mempercepat ketika datang ke perpustakaan. Mereka bisa langsung membaca atau meminjam buku,” katanya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Rusdianto berharap kunjungan masyarakat umum, pelajar, dan mahasiswa ke Perpustakaan Daerah Lombok Utara terus meningkat, sehingga budaya literasi di daerah dapat tumbuh secara berkelanjutan.


0 Komentar


















Type and hit Enter to search

Close