Breaking News

Kunjungan Wisatawan Lampaui Target, Dispar KLU Optimistis Pariwisata 2026 Makin Bergairah

 

Foto//wisatawan di pelabuhan Bangsal


LOMBOK UTARA, PENANTB.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) optimistis sektor pariwisata akan terus tumbuh pada 2026. Optimisme tersebut muncul setelah capaian kinerja pariwisata sepanjang 2025 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, meski dihadapkan pada tantangan cuaca dan dinamika global.

Kepala Dinas Pariwisata KLU, Dende Dewi Tresna Astuti, mengatakan tahun 2025 semula diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata setelah pandemi COVID-19. Namun, kondisi cuaca dan musim yang tidak menentu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi arus kunjungan wisatawan ke Lombok Utara.

"Kita berharap 2025 menjadi masa kejayaan pariwisata setelah COVID-19 dan masa pemulihan. Namun, ternyata masih ada kendala seperti cuaca dan musim yang tidak terduga," ujar Dende, Kamis (15/1).

Meski demikian, berdasarkan data Indikator Kinerja Utama (IKU) Dispar KLU, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 810.910 orang, atau 103,30 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 785.000 kunjungan.

Tak hanya jumlah wisatawan, indikator lain juga menunjukkan hasil positif. Rata-rata lama tinggal wisatawan (length of stay) mencapai 2,20 hari, melampaui target 2,15 hari dengan capaian 102,3 persen.

Sementara itu, realisasi pendapatan dari retribusi sektor pariwisata juga berhasil melampaui target. Hingga akhir 2025, penerimaan retribusi tercatat sebesar Rp9.293.070.000, atau 103,25 persen dari target Rp9 miliar.

Menurut Dende, capaian tersebut menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata pada 2026. Namun, ia menegaskan keberhasilan pariwisata tidak hanya ditentukan oleh promosi destinasi, melainkan juga dipengaruhi oleh faktor keamanan dan kondisi global.

Dengan jumlah kunjungan yang telah menembus lebih dari 810 ribu wisatawan, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara optimistis potensi tersebut dapat terus ditingkatkan melalui penguatan kualitas destinasi, pelayanan wisata, serta menjaga stabilitas keamanan daerah.

"Harapan kita di tahun ini (2026) bisa lebih maksimal. Kuncinya adalah kondisi keamanan dan situasi dunia yang baik-baik saja," pungkas Dende.

0 Komentar




























Type and hit Enter to search

Close