![]() |
| Foto// Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara Agus Jasmani |
Lombok Utara, PenaNTB.com – Aktivitas senam yang berlangsung di kawasan depan gerbang Alun-alun Tanjung dan sempat ramai diperbincangkan di media sosial akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Ketua DPRD Kabupaten Lombok Utara, Agus Jasmani, Jumat (23/01/2026).
Agus menilai, kegiatan senam yang memicu pro dan kontra tersebut tidak bisa langsung dilabeli sebagai tindakan negatif. Menurutnya, aktivitas itu justru mencerminkan antusiasme dan kebanggaan masyarakat terhadap keberadaan alun-alun yang saat ini masih dalam proses pembangunan.
“Senam itu kegiatan positif. Bisa jadi itu bentuk ekspresi kegembiraan masyarakat karena sudah memiliki alun-alun,” kata Agus.
Namun demikian, ia menekankan bahwa setiap bentuk aktivitas di ruang publik harus tetap memperhatikan etika, ketertiban, serta fungsi kawasan. Kebebasan masyarakat dalam berekspresi, kata Agus, perlu diimbangi dengan tanggung jawab bersama agar tidak menimbulkan dampak yang kurang baik.
Terkait lokasi senam yang dilakukan di depan gerbang alun-alun, Agus menyebut kondisi tersebut masih bersifat sementara. Ia menjelaskan bahwa pembangunan alun-alun yang belum sepenuhnya rampung membuat pemanfaatan ruang publik saat ini perlu disikapi secara situasional.
“Kondisi sekarang masih dalam tahap pembangunan. Jadi kita harus sama-sama berbesar hati dan saling memahami. Setiap orang menunjukkan rasa bangganya dengan cara masing-masing,” ujarnya.
Ke depan, setelah pembangunan alun-alun selesai sepenuhnya, Agus berharap aktivitas masyarakat dapat lebih terarah. Ia menyebut, area di dalam alun-alun nantinya telah disiapkan untuk berbagai kegiatan, termasuk olahraga seperti senam maupun pemanfaatan lapangan voli.
“Kalau sudah 100 persen selesai, tentu aktivitas seperti senam sebaiknya dilakukan di dalam kawasan alun-alun, bukan lagi di depan gerbang. Intinya situasional dan saling menjaga,” pungkasnya.
Pernyataan Ketua DPRD tersebut diharapkan dapat menjadi penyejuk di tengah perbedaan pendapat yang muncul, sekaligus mengingatkan bahwa ruang publik adalah fasilitas bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijak oleh seluruh masyarakat.

0 Komentar