Breaking News

DPRD Lombok Utara Dukung Percepatan Pembayaran RTG, Aspirasi Aplikator Dikawal hingga ke Bupati

Foto// Saat Hearing berlangsung di ruang sidang DPRD Kabupaten Lombok Utara 

 Lombok Utara, Penantb.com  – Komitmen DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam mempercepat pemulihan pascagempa kembali ditegaskan. DPRD KLU menyatakan dukungan penuh terhadap percepatan pembayaran pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) bagi korban gempa, sekaligus menampung aspirasi para pelaku usaha konstruksi yang tergabung dalam Asosiasi Aplikator RTG.

Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi yang digelar di ruang rapat pimpinan DPRD KLU, Senin (26/1). 

Hearing dipimpin langsung Ketua DPRD KLU Agus Jasmani, S.IP, didampingi Ketua Komisi III Sutranto, SH, serta sejumlah anggota DPRD terkait. 

Audiensi ini menjadi ruang dialog terbuka antara legislatif dan aplikator yang selama ini terlibat langsung dalam proses rekonstruksi rumah warga terdampak gempa.

Dalam pertemuan tersebut, para aplikator menyampaikan sejumlah keluhan, khususnya terkait belum cairnya pembayaran atas pekerjaan pembangunan rumah RTG yang telah mereka selesaikan. 

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat kelanjutan program rekonstruksi apabila tidak segera mendapatkan kepastian dari pemerintah daerah.

“Kami datang untuk meminta kepastian. Pekerjaan di lapangan terus berjalan, namun pembayaran belum terealisasi. Kami berharap DPRD bisa menjembatani aspirasi ini agar segera disampaikan kepada Bupati, sehingga tidak menghambat proses pembangunan rumah bagi korban gempa,” ujar perwakilan Asosiasi Aplikator RTG.

Para aplikator menegaskan bahwa percepatan pembayaran bukan semata-mata kepentingan usaha, melainkan berkaitan langsung dengan keberlanjutan pembangunan hunian layak bagi masyarakat terdampak gempa. 

Tanpa kejelasan anggaran, progres pembangunan dikhawatirkan akan melambat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD KLU Agus Jasmani menegaskan bahwa DPRD memahami kondisi dan kesulitan yang dihadapi para aplikator. 

Ia menyatakan DPRD memiliki komitmen kuat untuk memperjuangkan aspirasi tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan politik dalam proses pemulihan pascabencana.

“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini kami dengar dan kami catat. DPRD akan segera menyampaikannya secara resmi kepada Bupati Lombok Utara agar ada solusi dan kejelasan terkait pembayaran. Program RTG ini menyangkut hajat hidup masyarakat banyak, sehingga tidak boleh terhambat,” tegas Agus Jasmani.

Menurutnya, percepatan pembangunan rumah RTG merupakan salah satu indikator keberhasilan pemulihan pascagempa. 

Karena itu, sinergi antara eksekutif, legislatif, dan pelaku usaha harus terus diperkuat agar program berjalan optimal.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi III DPRD KLU, Sutranto, SH. Ia menegaskan Komisi III akan mengawal aspirasi aplikator hingga ke tingkat pengambil kebijakan. 

Sebagai komisi yang memiliki fungsi pengawasan pembangunan, Komisi III berkomitmen memastikan pelaksanaan program RTG berjalan sesuai rencana.

“Kami di Komisi III akan mengawal persoalan ini secara serius. Jangan sampai kerja keras aplikator di lapangan tidak diimbangi dengan dukungan administrasi dan anggaran. Ini demi kelancaran program dan keadilan bagi semua pihak,” ujar Sutranto.

Audiensi tersebut juga menjadi momentum penguatan sinergi antara DPRD dan pelaku usaha lokal. 

Para aplikator mengapresiasi sikap terbuka DPRD KLU yang memberikan ruang dialog dan menunjukkan kepedulian terhadap persoalan di lapangan.

“Kami mengapresiasi DPRD KLU yang mau mendengar langsung keluhan kami. Ini menunjukkan bahwa wakil rakyat benar-benar hadir untuk rakyat dan pelaku usaha yang terlibat dalam pembangunan daerah,” ujar salah satu aplikator.

Para aplikator pun menyatakan optimisme bahwa dengan dukungan DPRD, pembayaran pembangunan rumah RTG dapat segera direalisasikan. 

Mereka berharap langkah cepat dari pemerintah daerah dapat menjaga keberlanjutan pekerjaan di lapangan.

Program pembangunan Rumah Tahan Gempa merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Lombok Utara pascagempa. 

Program ini tidak hanya bertujuan menyediakan hunian layak, tetapi juga memastikan keamanan dan ketahanan bangunan bagi masyarakat di wilayah rawan bencana.

Dengan dukungan DPRD KLU terhadap percepatan pembayaran serta pengawalan aspirasi aplikator, diharapkan proses rekonstruksi rumah RTG dapat berjalan lebih lancar, tepat waktu, dan memberi kepastian bagi semua pihak yang terlibat dalam pemulihan Lombok Utara.


0 Komentar




















Type and hit Enter to search

Close