Breaking News

Dinsos P3A Lombok Utara Maksimalkan Razia Malam Jelang Ramadan, Cegah Pernikahan Dini dan Kejahatan

 

Foto// Razia malam hari oleh Tim gabungan



Lombok Utara, PenaNTB.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Satpol PP, Unit PPA, Kepolisian, serta TNI akan kembali memaksimalkan razia malam atau penerapan jam malam bagi para muda-mudi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial P3A KLU, Fathurrahman, kepada wartawan pada Senin (02/02). 

Ia mengatakan, menjelang bulan suci Ramadan, penerapan jam malam akan kembali digalakkan sebagai langkah preventif untuk menekan potensi kejahatan pada malam hari sekaligus mengontrol aktivitas anak-anak dan generasi muda di Lombok Utara.

“Kita akan maksimalkan kembali razia malam ini di bulan puasa nanti. Tentu kita akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Satpol PP dan Kepolisian, karena kegiatan ini dilakukan secara kolaboratif lintas instansi,” ungkap Fathurrahman Rabu (07/01/2026).

Menurutnya, penerapan jam malam juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mencegah terjadinya pernikahan di bawah umur. 

Program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga, seperti Plan International, LPA NTB, dan LPA KLU, yang bahkan telah membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan pernikahan dini.

“Selain penyuluhan dan pembinaan, salah satu kegiatan konkret yang kita lakukan adalah razia malam ini,” jelasnya.

Fathurrahman menegaskan, razia malam akan dilakukan secara masif di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Utara. Hal ini dikarenakan setiap kecamatan memiliki titik-titik rawan yang berbeda.

“Ke depan tidak hanya terfokus di Tanjung. Kita juga akan melaksanakan di Bayan dan kecamatan lainnya. Besok kita coba menyebar di semua kecamatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebijakan razia malam ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan masyarakat terkait aktivitas anak-anak dan remaja pada malam hari. 

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar kemudian mengeluarkan kebijakan penerapan jam malam yang diimplementasikan melalui razia terpadu.

“Ini sebagai bentuk pencegahan kekerasan terhadap anak dan untuk menurunkan angka pernikahan dini. Selain razia malam, razia pada jam sekolah juga akan kembali kita galakkan,” tandasnya.


0 Komentar


















Type and hit Enter to search

Close