Breaking News

BPBD Lombok Utara Gelar Pelatihan Manajemen Logistik dan Peralatan, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

BPBD Lombok Utara Gelar Pelatihan Manajemen Logistik dan Peralatan, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana

 

Lombok Utara, Penantb.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Manajemen Pengelolaan Logistik dan Peralatan di Penyambuan Beach, Senin (8/12). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran BPBD, perwakilan kecamatan dan desa, serta relawan kebencanaan.

Kepala Pelaksana BPBD KLU, M Zaldy Rahadian, menegaskan bahwa pelatihan tersebut sangat penting. Menurutnya, logistik merupakan ujung tombak dalam seluruh rangkaian penanganan bencana.

“Yang paling penting adalah bagaimana ilmu manajemen bencana ini benar-benar kita pahami, mulai dari perencanaan, pengadaan, pencatatan hingga distribusi logistik,” jelas Zaldy.

Ia juga mengingatkan kembali pengalaman pahit gempa bumi Lombok 5 Agustus 2018 sebagai pelajaran berharga tentang pentingnya sistem manajemen logistik yang baik dan terorganisir.

Dalam kesempatan tersebut, Zaldy turut menyinggung bencana yang tengah melanda sejumlah wilayah di Sumatera, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan laporan sementara, korban terdampak telah mencapai lebih dari 1.000 orang.

“Kondisi ini mengingatkan kita pada peristiwa 2018. Saudara-saudara kita di Sumatera sangat membutuhkan bantuan logistik. Pemerintah Daerah Lombok Utara mengajak ASN, P3K, tenaga kontrak, pelaku usaha, serta masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezekinya membantu mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Nartodi, yang juga menjabat sebagai Kasi Penanganan Pengungsi dan Logistik BPBD KLU, menyampaikan bahwa Kabupaten Lombok Utara merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang sangat tinggi. 

Dari sekitar 12–13 jenis bencana skala nasional, sebanyak 11 jenis di antaranya berpotensi terjadi di wilayah KLU.

“Dengan potensi bencana yang begitu besar, peningkatan kapasitas menjadi sebuah keharusan. Terutama dalam pengelolaan logistik di tingkat BPBD, kecamatan, desa hingga relawan, agar distribusi bantuan saat bencana dapat berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Nartodi juga mengapresiasi kehadiran perwakilan BPBD Provinsi NTB serta para mitra yang selama ini aktif berkolaborasi dalam penanggulangan bencana di Lombok Utara. 

Menurutnya, pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring komunikasi dan kesamaan pemahaman dalam penanganan logistik kebencanaan.

Ia mengakui masih terdapat keterbatasan dalam pelaksanaan kegiatan, namun hal tersebut tidak mengurangi esensi pelatihan.

“Kami berharap tujuan utama, yakni penguatan pemahaman manajemen logistik, dapat benar-benar tercapai,” tutupnya 



0 Komentar




















Type and hit Enter to search

Close