![]() |
| PKK Lombok Utara luncurkan inovasi Peri Imut |
Lombok Utara, penantb.com -Tim Penggerak PKK Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali menorehkan langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan laut dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.
Melalui inovasi bertajuk “PERI IMUT” (Perempuan Pemerhati Konservasi Ekosistem Laut), PKK KLU berkomitmen memperkuat peran perempuan dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir.
Kegiatan penanaman terumbu karang yang menjadi bagian dari program tersebut berlangsung penuh semangat. Ketua Panitia kegiatan, sekaligus ketua bidang Pokja 3 TP PKK, H. Aryani Rahmawati, menjelaskan bahwa saat ini telah tersedia 12 meja terumbu karang, berkembang pesat dari empat meja awal yang merupakan bantuan dari Bappeda.
Program ini juga menggandeng Universitas 45 Mataram Lembaga Musyawarah Nelayan Lombok Utara (LMNU), dan Pokdarwis, yang sejak empat bulan lalu turut melakukan riset dan pendampingan teknis di lapangan.
“Kami memulai dengan empat meja bantuan dari Bappeda, dan kini berkembang menjadi dua belas meja. Bersama Universitas 45, kami sudah melakukan pemetaan wilayah konservasi dan mendapat banyak masukan penting dari rekan-rekan kampus,” ujar Aryani kepada media Senin (10/11/2025).
Ia menambahkan, hasil kolaborasi tersebut kini mulai mendapat perhatian dari Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara yang berencana memasukkan kegiatan konservasi ini sebagai salah satu inovasi daerah.
“Ke depan, kami akan mengajukan izin resmi untuk wilayah konservasi laut seluas 5 hingga 7 hektare. Karena wilayah laut masuk dalam kewenangan provinsi, kami sudah mulai menyiapkan izin ruang lautnya,” tambahnya.
Menurut Aryani, kegiatan konservasi ini tidak berhenti pada penanaman semata. Setiap minggu, tim dari Universitas 45, Lembaga Musyawarah Nelayan Lombok Utara (LMNU), dan Pokdarwis setempat rutin melakukan monitoring dan perawatan terumbu karang yang telah ditanam agar pertumbuhannya optimal.
Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Utara, Hj. Rohani Najmul Akhyar, menegaskan bahwa program penanaman terumbu karang ini merupakan bagian dari upaya nyata PKK dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan berbasis sumber daya laut.
“Masih banyak yang perlu kita lakukan ke depan, termasuk memperbanyak jumlah terumbu karang yang ditanam. Program ini diharapkan mampu menopang perekonomian daerah dan menjadi inovasi berkelanjutan,” ujar Hj. Rohani.
Ia juga memperkenalkan inovasi baru PKK yang kini sedang dikembangkan, yakni PERI IMUT singkatan dari Perempuan Pemerhati Konservasi Ekosistem Laut. Melalui inovasi ini, peran perempuan diharapkan semakin kuat dalam menggerakkan masyarakat untuk melestarikan sumber daya laut di Lombok Utara.
“Inovasi ini akan kami ajukan sebagai inovasi daerah untuk memperkuat gerakan perempuan dalam menjaga kelestarian ekosistem laut. Ini bukan hanya tentang lingkungan, tapi juga tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir,” tegas Hj. Rohani.
Sementara itu, Asisten II Setda Lombok Utara, Gatot Sugih Hartono, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif PKK KLU. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan tiga fokus utama pemerintah daerah, yakni penanggulangan kemiskinan, hilirisasi hasil pertanian dan perikanan, serta penguatan sektor pariwisata yang inklusif.
“Saya sangat mengapresiasi langkah PKK yang sudah memulai gerakan nyata untuk melestarikan laut sekaligus memberdayakan masyarakat pesisir. Ini contoh sinergi yang baik antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat,” tutupnya .
Penulis: Teno Haichal

0 Komentar