![]() |
| Foto// Bupati Kabupaten Lombok Utara H Najmul Akhyar |
Lombok Utara, penantb.com – Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH menghadiri Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Lombok Utara dalam rangka penyampaian Pendapat Akhir Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun Anggaran 2026.
Sidang berlangsung di Ruang Sidang DPRD KLU, Selasa (25/11), dipimpin Ketua DPRD Agus Jasmani didampingi Wakil Ketua II I Made Kariyasa, S.Pd.H, dan dihadiri oleh para anggota dewan
Turut hadir Pabung Dandim 1606 Mataram Letkol Inf. Ngakan Made Marjana, Pj. Sekda KLU Sahabudin, M.Si, para kepala OPD, serta undangan lainnya.
Mengawali sambutannya, Bupati Najmul mengucapkan selamat Hari Guru Nasional serta HUT ke-80 PGRI, dan HUT ke-54 Korpri.
“Terima kasih kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang tetap teguh mengabdikan dirinya, baik di sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa berkat dedikasi para guru, proses pembelajaran dapat berjalan di berbagai situasi dan kondisi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Najmul menyampaikan penghargaan kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD KLU atas perhatian dan komitmen konstruktif selama pembahasan Rancangan APBD 2026.
“Proses yang kita lalui bersama mencerminkan semangat kemitraan dan tanggung jawab bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Bupati Najmul menjelaskan bahwa penyusunan APBD 2026 berlangsung di tengah tantangan penurunan signifikan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), yang berdampak pada semakin sempitnya ruang fiskal daerah.
Melalui pembahasan yang hati-hati, pemerintah daerah dan DPRD berhasil menyusun alokasi anggaran yang tetap berpihak pada pelayanan dasar masyarakat dan prioritas pembangunan.
APBD 2026 diarahkan untuk: memperkuat layanan dasar pendidikan dan kesehatan, mendorong pemulihan ekonomi daerah, memperluas lapangan kerja dan menurunkan kemiskinan, membangun infrastruktur strategis meski dalam keterbatasan, meningkatkan kualitas tata kelola, digitalisasi layanan, dan reformasi birokrasi.
Meski demikian, kata Bupati, masih terdapat sejumlah program dan aspirasi masyarakat yang belum bisa terakomodasi secara penuh akibat keterbatasan fiskal.
Bupati memastikan pemerintah daerah akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi dan catatan strategis DPRD dalam penyempurnaan dokumen APBD serta menjalankannya secara disiplin, transparan, dan berorientasi pada hasil.
“Kepada seluruh perangkat daerah, saya instruksikan agar segera melakukan persiapan pelaksanaan anggaran serta memastikan seluruh program berjalan tepat waktu dan tepat sasaran,” ujarnya.
Mengakhiri sambutan, Bupati Najmul berharap sinergi antara eksekutif dan legislatif terus terjaga demi terwujudnya Lombok Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

0 Komentar