Breaking News

Satlantas Polres Lombok Utara Catat 109 Kasus Laka Lantas: Human Error Masih Dominan,

 

Foto// Ilustrasi 


Lombok Utara, Penantb.com - Kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Lombok Utara terus menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Berdasarkan data yang dihimpun Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Utara, sejak Januari hingga Oktober 2025 tercatat sebanyak 109 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Utara.

Dari jumlah tersebut, 16 orang dinyatakan meninggal dunia, 1 orang mengalami luka berat, dan 137 orang mengalami luka ringan. Angka ini menunjukkan masih tingginya potensi kecelakaan di jalan raya, terutama yang melibatkan kalangan muda.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, melalui Kasat Lantas AKP Belly Rizaldy, menyebut sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error), seperti mengantuk, pengaruh minuman keras, dan kurangnya kehati-hatian di jalan.

“Kecelakaan ini sebagian besar terjadi akibat faktor manusia sendiri. Banyak yang masih mengemudi dalam kondisi tidak siap, bahkan ada yang dalam pengaruh alkohol atau mengantuk,” ujar AKP Belly Rizaldy, Selasa (28/10/2025).

Menurutnya, dari total kecelakaan yang terjadi, mayoritas korbannya adalah anak muda. Banyak di antara mereka yang melanggar aturan lalu lintas, terutama saat malam akhir pekan.

“Kalau malam Minggu, banyak yang nongkrong sambil balapan, bahkan ada yang sampai berboncengan tiga tanpa menggunakan helm,” ungkapnya.

Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan, karena banyak dari kecelakaan fatal tersebut melibatkan pengendara yang tidak menggunakan helm pelindung kepala atau mengendarai motor tanpa kelengkapan kendaraan yang sesuai aturan.

AKP Belly menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam terhadap fenomena ini. Satlantas Polres Lombok Utara secara rutin telah melakukan berbagai sosialisasi, himbauan, dan peneguran langsung kepada masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah.

“Kami sudah turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi tentang keselamatan berlalu lintas. Bahkan ada juga orang tua yang kami panggil untuk diberi pemahaman agar anak-anak mereka lebih tertib di jalan,” jelasnya.

Meski begitu, kesadaran masyarakat, terutama anak muda, masih terbilang rendah. Banyak pengendara yang masih menganggap remeh penggunaan helm dan aturan keselamatan berlalu lintas.

Kasat Lantas menegaskan pentingnya disiplin dalam berkendara. Ia mengingatkan bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya soal kemampuan mengemudi, tetapi juga kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama pengguna sepeda motor, agar selalu menggunakan helm dan melengkapi surat-surat kendaraan. Ini bukan sekadar aturan, tapi untuk keselamatan kita bersama,” tegas AKP Belly.

Selain penggunaan helm, masyarakat juga diminta memastikan kelengkapan kendaraan bermotor seperti spion, lampu, dan plat nomor selalu dalam kondisi baik serta sesuai ketentuan.

Polres Lombok Utara melalui Satlantas berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui patroli rutin, operasi keselamatan, dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Harapan kami, angka kecelakaan bisa terus ditekan, dan masyarakat Lombok Utara bisa menjadi contoh tertib berlalu lintas,” tutupnya. (Ten).



0 Komentar




















Type and hit Enter to search

Close