Breaking News

Kepala Dusun Gili Meno Apresiasi Proyek Penanganan Abrasi Pantai.

 

Foto// Kepala dusun Gili Meno Masrun 

Lombok Utara, Penantb.com – Kepala Dusun Gili Meno, Masrun, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang tengah melaksanakan proyek pembangunan pengaman pantai di kawasan Gili Meno. Proyek ini bertujuan untuk mengatasi abrasi kritis yang terus mengikis garis pantai sejak lebih dari satu dekade terakhir.

Menurut Masrun, upaya penanganan ini sudah lama dinantikan masyarakat. Sejak tahun 2019, Pemerintah Desa Gili Indah telah mengajukan permohonan penanganan abrasi ke berbagai instansi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat. 

“Kami dari masyarakat Gili Meno menyambut dengan baik karena memang dari dulu sudah kami usulkan agar abrasi ini segera ditangani,” ungkap kepala dusun Gili Meno Sabtu (06/09/2025).

Masrun menjelaskan, bagian timur dan utara Gili Meno, serta dua gili lainnya yaitu Gili Trawangan dan Gili Air, setiap tahun terdampak parah saat musim angin timur. Berdasarkan catatan, garis pantai di Gili Meno telah menyusut hingga 35 meter antara tahun 2011–2022.

Proyek pengaman pantai yang dikerjakan tahun 2025 ini bersumber dari dana APBN. Infrastruktur yang dibangun berupa Breakwater dan Groin. 

Breakwater berfungsi memecah kekuatan gelombang sebelum mencapai bibir pantai, sedangkan Groin digunakan untuk mempertahankan garis pantai agar tidak semakin terkikis.

“Harapan kami, proyek ini bisa maksimal dan tetap menjaga estetika pantai, sehingga keindahan alam Gili Meno tidak berkurang,” ujar Masrun. 

"Meskipun pengerjaan proyek ini masih berlangsung, dampak positif sudah mulai dirasakan masyarakat," tutupnya. 


0 Komentar


















Type and hit Enter to search

Close