![]() |
| Foto// Kasat Pol-PP Kabupaten Lombok Utara Totok Surya Saputra saat menjadi inspektur upacara gladi kotor |
Lombok Utara, penantb.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara menggelar geladi kotor upacara pengibaran bendera merah putih di halaman Kantor Bupati Lombok Utara, Rabu (13/8/2025).
Geladi kotor ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Lombok Utara, Totok Surya Saputra, SH., MH., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Dengan penuh khidmat, Totok memimpin jalannya rangkaian upacara yang mengusung tema: “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
“Upacara bendera bukan hanya seremonial, melainkan momen sakral untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme. Melalui geladi ini, kita memastikan pelaksanaan upacara puncak HUT RI ke-80 berjalan tertib, lancar, dan khidmat,” tegas Totok dalam arahannya.
Dalam pelaksanaan geladi kotor tersebut, turut bertugas sejumlah pejabat dari unsur TNI dan Polri. Perwira upacara dijabat Kabag Ops Polres Lombok Utara, AKP Pathoni, SH., sementara Komandan upacara dipercayakan kepada Danramil Bayan, Kapten Inf. Zaenudin.
Rangkaian kegiatan upacara dimulai pukul 08.00 WITA dengan masuknya komandan upacara ke lapangan, penghormatan umum, pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPRD KLU, pengibaran bendera merah putih, hingga pembacaan doa. Geladi berakhir pada pukul 09.00 WITA.
Kasat Pol PP Totok Surya Saputra menegaskan bahwa suksesnya upacara HUT RI tidak lepas dari kekompakan seluruh unsur yang terlibat, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, maupun masyarakat.
“Semangat persatuan dan kesatuan harus terus kita pupuk. Dengan sinergi semua pihak, kita bisa menjaga marwah peringatan kemerdekaan sekaligus memperkuat rasa kebangsaan,” ujarnya.
Upacara peringatan HUT RI di Lombok Utara diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, sekaligus sarana meningkatkan nasionalisme, patriotisme, serta persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat.
"Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan tertib dan lancar, sehingga kita harapkan upacara puncak pada 17 Agustus mendatang dapat berlangsung lebih khidmat dan bermakna," tutupnya.

0 Komentar