![]() |
| Foto// Bupati Kabupaten Lombok Utara H. Najmul Akhyar |
Lombok Utara, penantb.com – Bupati Kabupaten Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menegaskan bahwa kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar Pemda KLU akan terus dievaluasi demi memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
“Car free day ini kita terus evaluasi,” ujarnya usai menghadiri acara HUT Desa Sokong, Senin (11/8/2025).
Menurut Bupati, CFD terbukti memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah. Ia mencontohkan, seorang pedagang yang biasanya memperoleh omzet Rp2 juta dalam sehari, mampu meraup Rp7 juta hanya dalam tiga jam saat CFD berlangsung.
“Manfaat secara ekonomi sangat bagus, masyarakat kita senang karena punya ruang untuk mempromosikan produk-produk mereka. Ini peningkatan ekonomi yang luar biasa, dan kita akan terus ikhtiarkan,” kata Najmul.
Meski demikian, ia mengakui adanya sejumlah dinamika, termasuk persoalan jalur alternatif yang dikeluhkan warga.
“Itu bagian dari proses evaluasi CFD ini,” tambahnya.
Di pemberitaan sebelumnya, sejumlah pengguna jalan alternatif menyampaikan keberatan karena jalur pengalihan dinilai sempit dan berbahaya.
Salah satunya, Abdi Haris, yang menilai pelaksanaan CFD seharusnya ditunda hingga perbaikan jalan selesai.
“Luasnya tidak sampai satu meter. Masak kita disuruh lewat sini, jalannya terjal, di bawah ada kali. Astaga,” keluhnya.
Abdi berharap Pemda mempertimbangkan keselamatan warga sebelum menetapkan jalur alternatif.
Di sisi lain, CFD tetap berlangsung meriah dan ramai dikunjungi warga dari berbagai kalangan. Pantauan media menunjukkan jumlah peserta dan pelaku UMKM yang berjualan semakin bertambah setiap minggu.
Salah satu pedagang, Almira Tunggadewi, mengaku mendapatkan keuntungan lebih besar selama CFD.
“Alhamdulillah hari ini lumayan banyak hasil penjualan. Kami berharap CFD terus dilakukan guna meningkatkan ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM,” tutupnya.
Penulis: Teno Haichal

0 Komentar