![]() |
Foto// Anggota kepolisian saat mengevakuasi korban |
Lombok Utara, penantb.com — Seorang peserta Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) NTB asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Pantai Dusun Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (24/7/2025).
Korban diketahui berinisial RHW (64), laki-laki, warga Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY. Ia merupakan bagian dari kontingen DIY yang akan bertanding pada cabang olahraga Gate Ball dalam gelaran FORNAS NTB 2025 di Kota Mataram, 29–31 Juli mendatang.
Menurut keterangan pihak kepolisian, insiden tersebut terjadi saat korban bersama rombongan melakukan kegiatan wisata usai tiba di Lombok sehari sebelumnya. Sekitar pukul 09.30 WITA, rombongan berangkat menuju Gili Trawangan dan melanjutkan aktivitas snorkeling di perairan sekitar Gili Meno pada pukul 09.45 WITA.
“Hanya lima menit setelah memasuki air, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lombok Utara AKP Punguan Hutahaean, S.Tr.K., S.I.K. mewakili Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K.
Saksi di lokasi, Ir. R. Sapto Wianarno, yang merupakan rekan korban, menyebutkan bahwa pertolongan pertama berupa CPR (Cardiopulmonary Resuscitation) sempat dilakukan oleh rekan-rekan korban. Korban kemudian segera dievakuasi ke Klinik Warna Gili Trawangan, namun dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di klinik.
Diduga kuat korban mengalami serangan jantung saat snorkeling. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit bawaan, dan mereka menolak dilakukan autopsi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh anggota Polsek Pemenang bersama tim medis dan rekan-rekan kontingen ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk penanganan lebih lanjut.
“Untuk saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan seluruh kronologi kejadian,” tutup AKP Punguan Hutahaean.
0 Komentar