Breaking News

Perkuat Kualitas SDM, Polres Lombok Utara Galakkan Gerakan Literasi

 

Foto// Anggota Polres Lombok Utara 

Lombok Utara, Penantb.com – Dalam upaya memperkuat budaya literasi di lingkungan kepolisian dan keluarga besar Polres Lombok Utara, Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta secara resmi meluncurkan program unggulan bertajuk "Membaca Dua Lembar Sehari", Senin (15/7).

Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap inisiatif Mabes Polri dalam mengimplementasikan gerakan Polri Belajar, dengan tujuan utama meningkatkan kapasitas dan mutu personel dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta yang di wakili oleh Kabag SDM Polres Lombok Utara, AKP Agus Rachman, menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan program ini cukup sederhana namun penuh manfaat. 

Setiap personel diwajibkan membaca minimal dua lembar bacaan setiap hari, baik dalam bentuk buku fisik maupun digital.

“Usai apel pagi, personel diingatkan untuk membaca dua lembar setiap hari. Tidak ada kewajiban laporan, namun ini adalah dorongan agar membaca menjadi kebiasaan yang menyatu dengan aktivitas keseharian mereka, baik saat bertugas di dalam Mako maupun di luar,” ujarnya.

Tempat-tempat khusus telah disediakan di sekitar lingkungan Polres Lombok Utara guna mendukung program ini. 

"Tidak hanya buku fisik, personel juga dianjurkan memanfaatkan teknologi dengan membaca melalui gawai masing-masing," terangnya 

Tujuan utama dari program ini, kata Agus mewakili Kapolres, adalah meningkatkan literasi pendidikan personel demi kualitas pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dinamika situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).


Dalam kesempatan yang sama, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Henny Agus Purwanta, menyoroti rendahnya minat baca masyarakat, terutama generasi muda.

“Studi menunjukkan hanya 0,001 persen penduduk Indonesia yang benar-benar memiliki budaya literasi. Di Lombok Utara, hanya sekitar 3 persen. Ini sangat memprihatinkan,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa budaya membaca harus dimulai dari diri sendiri. 

“Bahkan seorang profesor pun tidak lepas dari membaca setiap hari, walau hanya beberapa menit. Program ini bukan sekadar seremonial, tetapi bentuk komitmen pribadi,” tegasnya.

Sebagai bentuk keseriusan, para personel dan anggota Bhayangkari diminta menandatangani komitmen membaca yang bukan ditujukan untuk atasan, melainkan sebagai janji untuk diri sendiri.


Anggota Bhayangkari Lombok Utara, Ny. Desi L. Risda, juga menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan minat baca, tidak hanya bagi anggota, tapi juga keluarga mereka.

“Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari. Kami merasa terbantu untuk menumbuhkan budaya baca dalam keluarga. Dari dua lembar sehari, insyaallah akan terus meningkat. Ini juga pendidikan utama untuk anak-anak kita,” tuturnya.

Dengan adanya program ini, Polres Lombok Utara berharap budaya membaca dapat tertanam kuat di kalangan anggota Polri dan keluarga, sekaligus menjadi contoh positif bagi masyarakat luas dalam menumbuhkan minat baca demi menciptakan SDM unggul dan masyarakat makmur.


0 Komentar















Type and hit Enter to search

Close