![]() |
Foto// PPK pembangunan kantor DPRD Lombok Utara Rangga Wijaya |
Lombok Utara, Penantb.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus menunjukkan komitmennya dalam penyediaan sarana dan prasarana pemerintahan yang representatif. Salah satu proyek strategis yang saat ini tengah berproses adalah pembangunan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Utara yang kini telah memasuki tahap kedua pelaksanaannya.
Pembangunan tahap kedua ini difokuskan pada penyempurnaan fasilitas yang belum dapat direalisasikan pada tahap awal. Adapun dua item utama dalam pekerjaan lanjutan ini adalah pembangunan aula serta pagar kantor DPRD yang mengelilingi kawasan gedung.
Keberadaan kedua komponen ini dinilai sangat penting guna menunjang aktivitas kelembagaan DPRD secara menyeluruh.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Kantor DPRD Kabupaten Lombok Utara, Rangga Wijaya, menjelaskan bahwa pembangunan kantor DPRD ini memang telah dirancang dalam dua tahapan.
Pada tahap pertama, pihaknya telah berhasil menyelesaikan pembangunan bangunan induk atau gedung utama kantor DPRD, yang kini sudah berdiri secara fisik.
"Untuk tahap pertama kita selesaikan bangunan induknya. Sementara tahap kedua ini merupakan pengembangan, khususnya pada bagian aula dan pagar," ujar Rangga saat ditemui di kantornya, Selasa (15/07/2025).
Ia menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi salah satu alasan mengapa pekerjaan aula dan pagar belum bisa direalisasikan pada tahap awal.
Oleh sebab itu, pemerintah daerah kembali mengalokasikan anggaran lanjutan guna melengkapi fasilitas kantor yang representatif bagi para wakil rakyat.
"Pada tahap pertama memang anggarannya belum mencukupi. Maka pengembangan aula kita lanjutkan di tahap kedua ini. Penambahan luasan bangunan sekitar 7 meter ke belakang menjadi bagian dari rencana pengembangan," paparnya.
Rangga menegaskan bahwa pembangunan di tahap kedua ini bersifat penguatan dan penyempurnaan dari struktur yang telah ada.
Tidak ada pembangunan baru yang bersifat menyeluruh seperti halnya tahap pertama. Ia juga menambahkan bahwa fokus utama dalam pengerjaan kali ini adalah pada kualitas dan fungsionalitas, sehingga bangunan benar-benar bisa dimanfaatkan secara optimal oleh DPRD.
"Jadi di tahap kedua ini, kita hanya menambah saja. Tidak seperti tahap pertama yang membangun gedung induk DPRD. Ini murni untuk pengembangan fasilitas yang ada," tutupnya
0 Komentar