![]() |
Polres Lombok Utara berhasil ungkap kasus Narkoba dan Curat dalam waktu singkat |
LOMBOK UTARA, penantb.com– Kepolisian Resor Lombok Utara (Polres KLU) berhasil mengungkap dua kasus besar, yakni tindak pidana narkotika dan pencurian dengan pemberatan (curat), dalam waktu kurang dari tiga jam.
Hal ini diungkapkan Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., dalam konferensi pers yang digelar di lobi Polres Lombok Utara pada Rabu (22/1/2025).
Dalam keterangannya, AKBP Agus Purwanta menyebut bahwa kasus narkotika dan curat ini merupakan pencapaian penting dalam upaya penegakan hukum di wilayah Lombok Utara.
“Hari ini kami melaksanakan jumpa pers terkait pengungkapan dua kasus, yaitu tindak pidana narkotika dan curat. Ini merupakan hasil kerja keras tim kami,” ujar Kapolres.
Kasus pertama adalah tindak pidana narkotika berdasarkan Laporan Polisi Nomor 02/2025.
Dalam kasus ini, polisi berhasil menangkap tersangka HE, seorang pria yang berprofesi sebagai buruh tani, di Kecamatan Bayan, Lombok Utara.
Penangkapan terjadi pada Minggu (5/1/2025) sekitar pukul 01.00 WITA di persimpangan Karang Bajo, Kecamatan Bayan.
Tersangka sempat membuang barang bukti berupa satu bungkus rokok berisi narkotika jenis sabu ketika mengetahui kedatangan petugas.
Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti berupa:
1 klip plastik berisi sabu seberat 10,69 gram,
1 klip plastik berisi sabu seberat 2,6 gram,
2 klip plastik berisi sabu masing-masing seberat 0,50 gram.
Total barang bukti sabu yang diamankan adalah 14,43 gram.
Kapolres menyebut bahwa kasus ini masih dikembangkan hingga ke wilayah Lombok Timur untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan/atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, serta denda Rp 1 miliar hingga Rp 10 miliar.
Kasus kedua adalah pencurian dengan pemberatan berupa pengambilan satu unit mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi DR 1399 XB.
Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Selasa (21/1/2025) di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara.
Kasat Reskrim Polres Lombok Utara, AKP Punguan Hutahaean, S.Tr.K., S.I.K., menjelaskan bahwa pelaku melakukan aksinya dengan menggunakan kunci duplikat yang telah dibuat sejak Mei 2024. Pada hari kejadian, pelaku memanfaatkan kesempatan untuk membawa mobil tersebut dari pekarangan rumah korban.
Tim Puma Polres Lombok Utara, bekerja sama dengan Polsek Kayangan, berhasil melacak keberadaan mobil dan pelaku di wilayah Lombok Barat. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap dua pelaku beserta barang bukti mobil curian.
“Modus operandi pelaku adalah membuat duplikat kunci mobil korban sejak lama, kemudian mengambil mobil tersebut untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” terang AKP Punguan.
Kedua pelaku kini menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi mengamankan barang bukti berupa mobil Toyota Avanza hitam yang telah dikembalikan kepada pemiliknya.
Kasat Reserse Narkoba Polres Lombok Utara, Iptu I Putu Sastrawan, S.H., menambahkan bahwa pengungkapan kedua kasus ini merupakan hasil kerja keras tim yang terus meningkatkan upaya penegakan hukum di wilayah Lombok Utara.
“Kasus ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam memberantas kejahatan, baik narkotika maupun kriminalitas lainnya. Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan keamanan di wilayah ini,” tutupnya.
Dengan keberhasilan pengungkapan kasus ini, Kapolres Lombok Utara mengapresiasi kinerja jajarannya dan berharap masyarakat dapat lebih waspada terhadap potensi tindak kriminal di sekitarnya. (Ten).
0 Komentar